Suasana Hari Pertama PPDB Jalur Zonasi Mutu di Kota Yogyakarta

Nampak ratusan orangtua beserta anak mereka menunggu giliran sembari duduk di sekitar lapangan basket.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Kurniatul Hidayah
Orangtua beserta calon siswa memadati area SMPN 15 Yogyakarta untuk melakukan verifikasi jalur Zonasi Mutu PPDB 2019, Senin (1/7/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suasana hari pertama verifikasi berkas untuk jalur zonasi mutu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di SMPN 15 Yogyakarta tampak kondusif, Senin (1/7/2019).

Nampak ratusan orangtua beserta anak mereka menunggu giliran sembari duduk di sekitar lapangan basket.

Salah satunya adalah Sugito, warga Kampung Sidikan, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo.

Ia mengantarkan sang putra untuk mendaftarkan diri di SMPN 15 Yogyakarta di jalur zonasi mutu ini.

Ia mengaku, baru mencoba jalur ini meski dua jalur lain yakni bibit unggul dan zonasi wilayah sudah dibuka terlebih dulu.

"Kemarin nggak masuk yang zonasi wilayah karena jarak terdekat dengan SMPN 10 itu sudah 2 kilometer. Persaingan jarak itu biasanya 1-1,5 kilometer, itu pun sudah berat," ungkapnya.

Ia mengaku nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sang putra ada pada tataran sedang.

Pilihan sekolah yang jatuh di SMPN 15 Yogyakarta dikarena daya tampungnya yang besar sehingga kesempatan untuk bisa masuk juga besar.

"Selain itu kakaknya dulu juga alumni sini (SMPN 15 Yogyakarta)," tuturnya.

PPDB jalur zonasi wilayah yang memungkinkan calon siswa memilih 3 sekolah, dijelaskan Sugiarto sudah dirancangnya akan memilih sekolah mana saja untuk sang putra yakni SMPN 15, 16, dan 10.

"Tapi mungkin kekeliruan ada di saya, begitu dicetak kertasnya ternyata hanya muncul pilihan 1 sekolah. Disuruh input lagi sebenarnya, tapi ya sudah ini saja," ucapnya.

Kepala SMPN 15 Yogyakarta, Siti Arina Budiastuti, menjelaskan bahwa pihaknya pada tanggal 1-3 Juli 2019 menerima calon siswa dari zonasi mutu, luar daerah, dan KMS dengan total keseluruhan kuota 187 kursi.

"Pendaftar sampai sekitar pukul 12.30 WIB yang telah mengembalikan berkas sebanyak 160 orang terdiri dari 10 orang luar daerah, 43 KMS, dan selebihnya jalur mutu," ungkapnya.

Arina menyebutkan, untuk kuota calon siswa KMS sebanyak 10 persen atau 34 kursi, sementara total yang mendaftar di hari pertama sudah melebihi kuota.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved