Terganjal Satu Lahan, IPL Jalur Kereta Api Kedundang ke Bandara YIA Diperkirakan Molor

Hal ini menyusul masih ada proses sosialisasi pada salah satu pemilik lahan yang masih keberatan untuk pembebasan lahan.

Terganjal Satu Lahan, IPL Jalur Kereta Api Kedundang ke Bandara YIA Diperkirakan Molor
sumber: TRIBUNjogja.com | Bramasto Adhy
ILUSTRASI Jalur kereta api Bandara YIA adalah stasiun Maguwo, Tugu, Wates dan terakhir di Wojo. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Izin Penetapan Lokasi (IPL) untuk jalur kereta api Kedundang menuju bandara YIA diperkirakan mundur dari rencana semula. 

Hal ini menyusul masih ada proses sosialisasi pada salah satu pemilik lahan yang masih keberatan untuk pembebasan lahan. 

"Penlok sebenarnya sudah naik namun sempat dikembalikan karena ada satu lokasi yang pemiliknya belum setuju, " ujar Sekretaris Daerah (Sekda)DIY,  Gatot Saptadi,  Minggu (19/5/2019).

Gatot menjelaskan,  satu lokasi tersebut masih tidak setuju a dengan pembebasan lahan unntuk jalur kereta api.  Untuk itu proses sosialisasi akan kembali dilaksanakan.  

"Syaratnya seperti itu,  harus ada sosialisasi sekali lagi kalau pemilknya bersikukuh untuk tidak melepas ya ditinggal, " jelasnya. 

Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran terkait rencana penetapan lokasi jalur kereta api tersebut.  Sehingga,  jika memang masih menolak proses selanjutnya tetap berjalan.  

"Nantinya pihak BPN dengan tim yang disupport DJKA.  Setuju atau tidak setuju tetap diproses, " urainya.  

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan pihaknya menyambut baik jika memang segera ditetapkan IPL.  

Sehingga,  jalur kereta api bisa segera terhubung dan diharapkan masyarakat Purworejo, Kulonprogo, kereta bandara langsung terealisasi. 

Eko menambahkan, jika jalur ini bisa segara direalisasikan maka akan menjadi ikon kota untuk DIY dan Jateng.

Selain itu, syarat untuk menjadi bandara internasional pun bisa terpenuhi dengan adanya kereta bandara dan jalur khusus kereta bandara ini. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved