Nasional

Rangkaian Hari Raya Waisak, Api Alam Disemayamkan di Candi Mendut Magelang

Puluhan ribu umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dan negara di dunia, mengikuti Waisak tahun ini di Magelang.

Rangkaian Hari Raya Waisak, Api Alam Disemayamkan di Candi Mendut Magelang
istimewa
Umat Buddha dari berbagai daerah dan negara mengikuti posesi penyemayaman api alam di Candi Mendut, Magelang, Jumat (17/5). 

Kemudian dilanjutkan pengambilan air berkah, di Umbul Jumprit, Temanggung, dibawa ke Candi Mendut di Kabupaten Magelang.

"Bhante, bikhu, dan umat buddha akan membacakan doa, hari ini dimalam hari, besok pagi, sebelum tanggal 18 Mei mendatang melakukan prosesi waisak yang besar, dari Candi Mendut ke Candi Borobudur. Umat akan membawa sasana puja, relik, bersama barisan umat ke Candi Borobudur," kata Hartati, Minggu (17/5) di sela-sela prosesi penyemayaman api alam di Candi Mendut.

Aksi Kemanusiaan Walubi, Beri Pengobatan Gratis pada Ribuan Warga Kurang Mampu

Hartati mengatakan, api dalah sarana puja dan melambangkan suatu penerangan yang diharapkan mampu menerangi umat dalam segala langkah di kehidupan.

Penerangan ini gambaran Buddha yang menerangi dan dapat membawa manusia menuju langkah dan jalan yang benar.

"Api alam ini melambangkan penerangan, penerangan yang dapat membawa kita ke jalan yang benar, serta dapat mengikat hawa nafsu, ego, keserakahan, yang membelenggu umat manusia," kata Hartati.

Puluhan ribu umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dan negara di dunia, mengikuti Waisak tahun ini di Magelang.

Ada 10.000 umat dan 14 sekte berada di naungan Walubi, perwakilan umat Buddha Indonesia dan umat Buddha dari Thailand, Laos, Kamboja, India, dan Tibet.

"Para duta besar perwakilan dari negara sahabat yang ada umat buddha di negara mereka. Saat kita berjalan akan kita lihat dapat menunjukkan persatuan dan kesatuan. Besok hari lahir Sang Buddha, dan hari beliau mencapai kesucian dan hari beliau mencapai wafat, acara besok akan luar biasa," kata Bhante Wongsin.

Bhante Wongsin mengatakan pesan perayaan waisak adalah untuk menunjukkan kesejahteraan kepada semua orang, menjadi orang yang bermoral sesuai yang diajarkan Sang Buddha.

"Pada perayaan waisak ini, bersamaan dengan bulan Ramadan, kami berdoa untuk umat islam dan semua umat untuk kebahagiaan bangsa dan negara mendoakan saudara seluruh indonesia," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved