Kota Yogya

Maksimalkan Inovasi, Museum Benteng Vredeburg Gandeng 24 Komunitas di Yogyakarta

Maksimalkan Inovasi, Museum Benteng Vredeburg Gandeng 24 Komunitas di Yogyakarta

Maksimalkan Inovasi, Museum Benteng Vredeburg Gandeng 24 Komunitas di Yogyakarta
Istimewa
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menggandeng 24 komunitas yang ada di Yogyakarta untuk secara aktif berekspresi dan berkegiatan di Museum Benteng Vredeburg lewat penandatanganan kerjasama pada Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Fungsi museum terus mengalami perkembangan, dari tempat menyimpan benda bersejarah, tempat untuk belajar hingga menjadi tempat yang memberikan pengalaman bagi pengunjungnya.

Pergeseran fungsi tesebut menuntut Museum Benteng Vredeburg untuk lebih inovatif, sehingga tidak hanya mengandalkan koleksi saja, tetapi melibatkan partisipasi komunitas dalam pengelolaan museum.

 Ketua Reformasi Birokrasi Internal Museum Benteng Vredeburg, Muhammad Rosyid Ridlo mengatakan, komunitas dan publik tidak lagi menjadi objek, tetapi turut dilibatkan dalam merancang kegiatan museum, bahkan dapat menjadi inisiator.

"Oleh karena itu kerjasama antarmuseum dengan komunitas harus terus dipupuk, sehingga dalam meningkatkan apresiasi dan kreasi masyarakat terhadap museum akan semakin mudah," ujarnya pada Kamis (16/5/2019).

Belajar Baca Al-Quran di Pesantren Dhuafa Ramadan

Usaha bersama antarmuseum dan museum dengan komunitas akan semakin mengokohkan pemahaman masyarakat terhadap museum .

Menurutnya, museum dan komunitas merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan untuk menginformasikan sejarah budaya bangsa untuk dijadikan bekal bagi masyarakat.

Untuk itu, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menggandeng 24 komunitas yang ada di Yogyakarta untuk secara aktif berekspresi dan berkegiatan di Museum Benteng Vredeburg lewat penandatanganan kerjasama pada Kamis (16/5/2019).

"Komunitas ini turut mensosialisasikan keberadaan museum. Betapa pentingnya museum untuk masyarakat untuk mengetahui sejarah. Selain itu, komunitas juga bisa melakukan aktivitas di museum," lanjutnya.

Kasus Pembakaran Surat Suara di Gunungkidul Ditangani Polres

Adapun komunitas yang turut terlibat yakni Komunitas Pegiat Sepeda Podjok, Komunitas Jogjakarta 1945, Komunitas Dongeng Yogyakarta, Sanggar Kinari Larasati, Duta Museum dan beberapa komunitas lainnya.

Perwakilan Duta Museum 2017 Retno Dian Saputra mengatakan, dengan adanya kerjasama ini, komunitas dapat memanfaatkan fasilitas publik yang ada di Museum Benteng Vredeburg.

"Museum tidak hanya dikunjungi, kita bisa berkegiatan di museum. Seperti gathering dan kegiatan lainnya," ujarnya kepada Tribunjogja.com.

Timbal baliknya, kata Dian, Duta Museum akan turut membantu dalam mempublikasikan keberadaan museum kepada masyarakat.

"Kita akan mempublikasikan keberadaan Museum Benteng Vredeburg, sehingga masyarakat bisa lebih perhatian dengan museum," jelasnya. (Tribunjogja I Noristera Pawestri)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved