Sleman

Kembali Dapat Piagam, UNY Sudah Pecahkan 6 Rekor Muri

Kembali Dapat Piagam, Universitas Negeri Yogyakarta Sudah Pecahkan 6 Rekor Muri

Kembali Dapat Piagam, UNY Sudah Pecahkan 6 Rekor Muri
Tribun Jogja/Alexander Ermando
Rektor UNY Sutrisna Wibawa (kiri) saat menerima piagam pemecahan rekor dari Executive Manager MURI DIY Sri Widayati, Kamis (02/05/2019) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menorehkan prestasi. Kamis (02/05/2019) pagi ini, sebanyak 4483 penari berhasil memecahkan rekor aksi Jathilan terbanyak di dunia.

Sri Widayati selaku Executive Manager MURI DIY pun langsung menyerahkan piagam pemecahan rekor kepada Rektor UNY Sutrisna Wibawa.

"Pertama kalinya di dunia, Tari Jathilan kreasi baru dilakukan sebanyak 4483 orang," kata Sri di lapangan barat GOR UNY.

Ia menyatakan UNY sebelumnya sudah 5 kali melakukan pemecahan rekor berbeda. Aksi jathilan kali ini merupakan rekor ke-6 yang berhasil dipecahkan.

Sri mencatat UNY pernah memecahkan rekor Membaca Serentak dengan Pembaca Terbanyak (2005), Pembuatan Lincak atau Bangku Bambu Terpanjang (2006), serta Surat Bahan Kain Terpanjang untuk Presiden (2006).

UNY Pecahkan Rekor MURI Pentas Jathilan dengan 4.483 Penari

Selanjutnya Penulisan Cerita Huruf Braille Terbanyak juga dipecahkan rekornya pada 2007, serta Wayang dari gulungan mi instan sepanjang 13 meter pada 2013 lalu.

"Salah satu profesor UNY, Dr. Sugiyono juga tercatat sebagai penulis buku terbanyak tentang metodologi penelitian," ujar Sri.

Rektor UNY Sutrisna Wibawa menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih. Menurutnya, pemecahan rekor ini tak lepas dari antusiasme para peserta yang sangat tinggi.

"Ini sangat bagus sebagai bagian dari edukasi seni, apalagi jathilan semakin langka saat ini," katanya.

Sutrisna pun ikut serta dalam aksi pemecahan rekor pagi tadi. Mengenakan pakaian adat, ia tampak menari dengan semangat sambil membawa jaran kepang. (Tribunjogja I Alexander Ermando)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved