Pemilu 2019

TPS Unik Bernuansa Bandara, Calon Pemilih Dilayani Pilot dan Pramugari

TPS Unik Bernuansa Bandara, Calon Pemilih Dilayani Pilot dan Pramugari

TPS Unik Bernuansa Bandara, Calon Pemilih Dilayani Pilot dan Pramugari
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu
TPS di Pedukuhan Nepi, Desa Kranggan Kecamatan Galur, Kulon Progo bernuansa aktivitas bandara. 

Petugas lain berseragam pilot menyambut warga yang telah memilih di meja tinta untuk mencelupkan jarinya dan mengembalikan KTP yang digunakan saat pendaftaran.

"Alur Pemilu ini memang sengaja kita analogikan aktivitas di bandara karena sekarang di Kulon Progo sedang ada pembangunan bandara. Kami memilih konsep ini untuk menarik minat warga untuk datang mencoblos," kata anggota KPPS yang juga Dukuh setempat, Mulato Swasono Meidi.

Prabowo Subianto Berpose Dua Jari Usai Mencoblos, Tunjukan Jari yang Berlumuran Tinta

Prosesi pendaftaran calon pemilih hingga mencoblos dan mencelup tinta menurut Mulato diatur seolah sedang menjalani proses security checking hingga check in sebelum naik pesawat.

Diakuinya pembangunan bandara internasional di Kecamatan Temon, Kulon Progo memang menjadi topik hangat yang selalu dibicarakan masyarakat belakangan ini. Termasuk juga bagi warga Desa Kranggan yang letaknya cukup jauh dari lokasi proyek bandara tersebut.

Pihaknya menghabiskan anggaran sekitar Rp2,8 juta untuk membuat TPS berkonsep bandara tersebut. Terutama untuk sewa kostum, pembuatan backdrop, dan pernak-pernik lainnya. Dana diambilkan dari anggaran KPPS maupun kas pedukuhan.

"Kami sudah berdiskusi dan mencari referensi untuk menghadirkan TPS bandara ini. Alhamdulillah bisa terwujud meski waktu persiapan cukup sempit," kata Mulato.

Sri Sultan Hamengku Buwono X Tunjukan Jari Kelingking Usai Mencoblos di TPS 15 Panembahan

Pihaknya berharap konsep TPS itu bisa mendorong warga untuk berduyun-duyun datang menyukseskan Pemilu dengan menunaikan hak pilihnya. Di TPS itu tercatat ada 285 orang yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Seorang warga, Nunik Septi Wijayanti mengaku terkesan dengan suasana TPS itu karena menghadirkan kreasi yang unik dan berbeda. Hal itu menyemarakkan suasana Pemilu 2019 ini.

Ia mengaku tak kesulitan saat memberikan suara dalam pemilihan itu. Pilihan tertentu sudah ada di benaknya sehingga ia tak kebingungan memilih ketika di dalam bilik suara.

"Harapan saya, siapapun pemimpin yang terpilih nanti bisa membawa Indonesia menjadi lebih kuat mandiri, dan terbebas dari korupsi," kata dia.(tribunjogja)

Penulis: ing
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved