Bantul

Pemuda Asal Bantul Olah Limbah Kayu Laut Jadi Rupiah

Kerajinan berbahan dasar limbah kayu laut yang ramah lingkungan ini telah menembus pasar Eropa dan Inggris.

Pemuda Asal Bantul Olah Limbah Kayu Laut Jadi Rupiah
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Dwi Ratmanto bersama pemuda Dusun Baros, Tirtohargo, Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul tengah membuat kerajinan berbahan dasar limbah kayu laut (Drifwood). 

"Biasanya, limbah kayu ini oleh warga, kan, digunakan untuk kayu bakar. Pak Jorge ke sini bawa sampel dan bilang kepada kita. Bisa nggak buat kayak gini," ujar Dwi menirukan ucapan Jorge saat itu.

Baca: Aplikasikan Alat Pengolah Sampah Tanpa Pilah, Warga Tegalrejo Sulap Sampah Jadi Batako

Awalnya Dwi dan para pemuda mengaku sempat ragu.

Tetapi Jorge meyakinkan dengan membawa sampel dan peralatan.

Bahkan ia juga langsung mempraktekan cara pembuatan kerajinan itu kepada masyarakat.

"Kita waktu itu langsung dilatih," terangnya pada Tribunjogja.com.

Semangat yang dibangun adalah kelestarian alam dan lingkungan.

Karena isu itu bagi Dwi merupakan problem utama.

Bagaimana mengurangi sampah yang jumlahnya banyak sekali berserakan di pesisir pantai, dari mulai limbah kayu hingga sampah plastik.

Keberuntungan selalu menyertai orang-orang yang gigih.

Itu juga yang dialami oleh Dwi.

Baca: The Sperry Gunakan Sampah Plastik di Laut sebagai Bahan Sepatu

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved