Bantul

Kerugian Banjir dan Longsor di Bantul Capai Rp 106 Miliar

Kerugian yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bantul tersebut meliputi kerusakan infrastruktur dan rumah-rumah warga.

Kerugian Banjir dan Longsor di Bantul Capai Rp 106 Miliar
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Satu dari beberapa infrastruktur berupa jembatan di Imogiri rusak akibat Banjir Bantul Minggu (17/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kerugian akibat bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah di Bantul ditaksir mencapai Rp106 miliar.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, kerugian yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bantul tersebut meliputi kerusakan infrastruktur dan rumah-rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto mengatakan, tercatat ada sepuluh rumah yang rusak berat.

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

Rumah-rumah yang rusak ini berada di Dlingo, Muntuk, Mangunan, dan Imogiri.

"Yang paling banyak kerugian kan di sektor material, kerugian peralatan rumah tangga. Yang banjir tidak ada yang rusak. Yang rusak itu yang longsor. Mangunan ada yang roboh rumahnya," kata Dwi pada wartawan, Kamis (28/3/2019).

Lanjutnya, pemerintah akan memberikan bantuan stimulan untuk pemulihan rumah rusak.

Bantuan akan diberikan menyesuaikan tingkat kerusakan yang dialami.

"Karena bentuknya bukan uang tapi bahan bangunan. Kita tidak akan pernah memberi uang, tapi bentuk barang supaya bisa dimanfaatkan dan bisa dilaksanakan," jelasnya.

Baca: Rapelan Kenaikan Gaji ASN di Bantul Akan Diberikan April

Jika dirupiahkan, ada tiga kategori kisaran nominal yang akan diberikan.

"Kisaran Rp 10 juta, Rp 5 juta, dan Rp 2 juta, nominalnya seperti itu," urai Dwi.

Halaman
12
Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved