Bisnis

Bayar Pajak Tahunan Lebih Mudah Lewat Layanan E-Samsat dan E-Posti

Tak hanya mampu membayar secara daring namun layanan ini diperkuat dengan sistem layanan validasi STNK yang juga dapat dilakukan secara online.

Bayar Pajak Tahunan Lebih Mudah Lewat Layanan E-Samsat dan E-Posti
Istimewa
talkshow Jagongan bersama Tribun Jogja di salah satu cafe di Kota Yogyakarta, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Belum lama ini layanan E-Samsat dan E-Posti yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah DIY bekerjasama dengan Bank BPD DIY dan Polda DIY mendapat apresiasi dari Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Wapres mengaku terkesan dengan inovasi layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara mandiri melalui sistem dalam jaringan (daring) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yakni E-Samsat DIY.

Apresiasi ini disampaikan oleh JK saat mengunjungi stan Pemda DIY dan melakukan uji coba layanan e-Samsat dan e-Posti seusai pembukaan International Reform Symposium dan Regional Workshop 2019 di Nusa Dua, Bali tempo hari.

Kepala Bidang Anggaran BPKA, Gamal Suwantoro mengatakan, asal usul tercetusnya layanan ini dilatarbelakangi dari banyaknya layanan yang ada di Samsat yang rupanya belum cukup untuk menjangkau dan melayani wajib pajak dalam melakukan pembayaran secara tertib.

"Di sisi lain juga layanan ini menjadi upaya agar wajib pajak ini tak harus ketemu langsung dengan petugas. Artinya jaman sekarang bayar pajak itu sebisa mungkin tanpa kontak langsung dengan petugas," katanya dalam sesi talkshow Jagongan bersama Tribun Jogja di salah satu cafe di Kota Yogyakarta, Rabu (27/3/2019).

Baca: JK Terkesan dengan E-Samsat dan E-Posti DIY

Seolah gayung bersambut, gagasan akhirnya muncul dari Dirlantas Polda DIY saat itu.

Tak hanya mampu membayar secara daring namun layanan ini diperkuat dengan sistem layanan validasi STNK yang juga dapat dilakukan secara online.

"Makanya kita ciptakan dengan ATM. Antara pemilik bank dengan STNK harus sama. Sehingga layanan tetap jalan. Data di NIK, ATM dan STNK harus sama," jelasnya.

"Karena ini menyangkut layanan pada masyarakat. Harus ada validasi STNK jadi setelah bayar (lewat ATM) bukti struk pembayaran atm akan bisa divalidasi dengan nomer referensinya," tambah Gamal.

Disisi lain, Dirlantas Polda DIY, Tri Julianto Djatiutomo mendukung layanan ini.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved