Pemilu 2019

Buktikan Harga Pangan Stabil, Relawan Gojo Belanja di Pasar Kranggan

Relawan Golkar Jokowi (Gojo) menggelar belanja bersama di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta

Buktikan Harga Pangan Stabil, Relawan Gojo Belanja di Pasar Kranggan
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Gandung Pardiman bersama Relawan Gojo saat membuktikan bahwa harga pangan stabil dengan berbelanja di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta, Minggu (24/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Seolah ingin membuktikan harga pangan stabil menjelang Pemilu 2019, Relawan Golkar Jokowi (Gojo) menggelar belanja bersama di Pasar Kranggan Kota Yogyakarta, Minggu (24/3/2019).

Puluhan relawan yang didominasi dengan kaos berwarna kuning tampak mulai berbelanja di pasar tradisional tersebut sejak pagi hari.

Dipimpin oleh salah satu calon legislatif untuk DPR RI dapil DIY dari Partai Golkar, Gandung Pardiman, para relawan termasuk Gandung berbelanja mulai dari bahan pokok, kuliner hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Gandung menjelaskan lewat gerakan belanja di pasar tradisional ini menjadi cara untuk membuktikan bahwa harga pangan tetap stabil khususnya menjelang Pemilu.

Baca: Lewat Lomba Kreasi Seni Flashmob Jingle Pemilu, KPU Bantul Ajak Pemilih Pemula Gunakan Hak Pilihnya

Menurut Gandung, stabilnya harga pangan di pasaran merupakan salah satu prestasi yang dibuktikan oleh Presiden Joko Widodo yang mana perlu untuk didukung dan dipertahankan.

Bukan malah menyebarkan ketakutan kepada masyarakat dengan kabar harga naik.

"Kita ingin nglarisi pedagang, kita cek harga stabil atau tidak, (belum lama) ada hoax harga naik, hal itu harus dibuktikan di lapangan, makanya Gojo membuktikan dengan belanja Rp 50-100ribu akan dapat apa saja nanti," kata Gandung di sela kunjungannya.

Menurut Gandung, kabar bohong tentang harga naik, harga tidak stabil hanya akan membuat pedagang pasar khususnya tradisional sepi pembeli. Hal ini lantaran, kata Gandung, membuat orang takut untuk mengeluarkan uang.

Baca: Ternyata Ini Lho Sepeda Yang Dikenakan Jokowi Saat di Yogyakarta, Onthel Kebo Pegawai Pos

Gandung menekankan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus benar dan sesuai fakta di lapangan. Jangan sampai membangun pesimisme yang hanya akan membuat masyarakat kecil semakin susah.

"Dulu ada kabar belanja di pasar tradisional sekarang Rp 50ribu nggak dapat apa-apa. Hal itu membuat pasar jadi sepi padahal kita lihat sekarang dapat banyak, pasar rame, mall juga rame itu bukti bahwa ada perputaran ekonomi yang bagus," kata Gandung menjelaskan.

Menurut Gandung, seorang pemimpin harus memiliki optimisme untuk membawa masyarakat dan negara untuk lebih maju bukan mala membawa kabar yang sebaliknya dan membuat masyarakat seolah pesimis.

Baca: Berikut Daerah yang Dikunjungi oleh Jokowi-Maruf, Prabowo-Sandiaga di Hari Pertama Kampanye Terbuka

"Kalau kita mau maju ya harus optimis, pemimpin itu harus optimis, kalau pesimis bukan pemimpin itu namanya," jelas Gandung.

Dalam kunjungannya, Gandung juga menekankan bahwa pentingnya masyarakat dan pemerintah menumbuhkan pasar tradisional. Menurutnya, pasar merupakan pusat ekonomi masyarakat sehingga banyak yang akan menikmati jika pasar tradisional tumbuh dan maju.

"(Pasar tradisional) jangan sampai kalah sama pasar modern seperti Mall," tutupnya.(tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved