Kota Yogyakarta

Entaskan Kemiskinan, Kelompok Gandeng Gendong Wajib Beranggota Pemegang KMS

Pemkot juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas UKM di Kota Yogyakarta dengan memberikan berbagai pelatihan. Baik pelatihan produksi maupun pac

Entaskan Kemiskinan, Kelompok Gandeng Gendong Wajib Beranggota Pemegang KMS
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekitar 80 kelompok gandeng-gendong telah terdaftar di Pemkot Yogyakarta.

Rata-rata per kelompok beranggotakan 5 hingga 10 orang.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menjelaskan gandeng-gendong merupakan program pemerintah untuk memeratakan kesejahteraan masyarakat.

Oleh sebab itu masing-masing kelompok diwajibkan memiliki anggota yang memegang KMS.

"Gandeng-gendong ini kan program untuk pemerataan dan untuk mengentaskan kemiskinan. Makanya anggotanya harus dicampur. Ada yang mampu ada yang tidak mampu, jadi dalam satu kelompok harus ada pemegang KMS," katanya beberapa waktu lalu.

Baca: Sinergi TSLP dan LPPM dalam Program Gandeng Gendong

Ia menjelaskan belum semua UKM bisa masuk dalam program gandeng-gendong.

Hal itu karena beberapa kelompok masih belum memiliki anggota pemegang KMS.

Pemerataan antara kelompok yang mampu dan kurang mampu, menurutnya dapat mengurangi masalah dalam pengurusan PIRT.

Untuk mengurus PIRT, ada beberapa syarat fisik yang perlu dipenuhi,misalnya dapur.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved