Yogyakarta

1000 'Secant Pile' akan Dipasang di 'Underpass' Kentungan

Dalam pengerjaan, pihaknya mengerahkan dua set alat berat. Rencananya akan dilakukan penambahan alat hingga empat set.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
IST
Petugas lapangan sedang melakukan pengerjaan proyek Underpass Kentungan pada Senin (4/2/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Pengerjaan underpass Kentungan masih berjalan sejak mulai dikerjakan pada 18 Januari 2019.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Kentungan Satker PJN, Direktorat Jendral Bina Marga Kementrian PUPR, Sidik Hidayat mengatakan masih dalam pengerjaan secant pile.

"Saat ini masih pemasangan secant pile. Ya kalau dibilang tahap awal bukan, tetapi sudah lebih sedikit dari tahap awal. Masih banyak yang harus dikerjakan," katanya, Senin (11/3/2019).

Ia menjelaskan, pemasangan secant pile membutuhkan waktu yang cukup lama.

Dari tata kala yang sudah ditetapkan, pemasangan secant pile memakan waktu separuh dari pengerjaan. Hal itu karena sekitar 1000 secant pile harus dipasang.

Baca: Terkait Kabel Bawah Tanah di Lokasi Proyek Underpass Kentungan, Pemilik Diminta Aktif Memindahkan

Sementara untuk pemasangan secant pile sendiri hanya bisa dilakukan satu per satu.

Sehingga perlu dilakukan pengeboran terlebih dahulu, baru kemudian secant pile dipasang.

"Untuk pemasangan secant pile itu butuh waktu lama, bahkan bisa setengah dari pengerjaan ya masang secant pile. Bayangkan itu ada sekitar 1000an yang harus dipasang satu-satu. Untuk pengerjaan sehari paling cuma 4 atau 5 saja yang bisa terpasang. Berarti kan butuh waktu yang panjang untuk selesai 1.000," jelasnya.

Dalam pengerjaan, pihaknya mengerahkan dua set alat berat. Rencananya akan dilakukan penambahan alat hingga empat set.

Namun pihaknya memikirkan manajemen alat tersebut, mengingat ruas jalan yang terhitung sempit.

Baca: Warga Belum Terbiasa Pakai Jalur Alternatif, Antrian di Proyek Underpass Kentungan Masih Terjadi

Sejauh ini pihaknya belum menemukan kendala yang berarti.

Kendala-kendala yang dihadapi hanya kendala teknis yang wajar, yang bisa dengan cepat diatasi.

Kondisi lalu lintas pun menurutnya tidak menjadi kendala dalam pengerjaan.

"Kendala sih tidak ada, so far masih wajar hanya kendala teknis yang bisa diatasi secara cepat. Kondisi lalu lintas juga tidak ada pengaruhnya, karena sejak awal pengerjaan kan sudah tahu ya. Kalau menurut pemantauan kami justru kepadatannya sudah menurun. Mungkin karena sudah tahu juga kalau ada pengerjaan underpass. Alhamdulilah tidak seramai dulu," bebernya.

Ia pun optimis bahwa pengerjaan underpass Kentungan bisa selesai tepat waktu.

Ia berharap segala pengerjaan diberikan kelancaran. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved