Yogyakarta

Terkait Kabel Bawah Tanah di Lokasi Proyek Underpass Kentungan, Pemilik Diminta Aktif Memindahkan

Dia menerangkan jika sekitar seminggu lalu terdapat satu fiber optik di sekitar galian Underpass Kentungan yang terputus.

Terkait Kabel Bawah Tanah di Lokasi Proyek Underpass Kentungan, Pemilik Diminta Aktif Memindahkan
IST
Petugas lapangan sedang melakukan pengerjaan proyek Underpass Kentungan pada Senin (4/2/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sidik Hidayat, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Underpass Kentungan Satker PJN, Direktorat Jendral Bina Marga Kementrian PUPR menghimbau agar semua pihak yang memiliki jaringan kabel yang ditanam di bawah tanah di daerah pengeboran proyek Underpass Kentungan untuk aktif memindahkan.

Dia menerangkan jika sekitar seminggu lalu terdapat satu fiber optik di sekitar galian Underpass Kentungan yang terputus.

"Kemarin ada fiber optik yang terputus, laporan dari teman-teman ada yang terputus. Yang punya juga sudah datang, sudah dibenahi," terangnya, Minggu (10/2/2019).

Baca: Warga Belum Terbiasa Pakai Jalur Alternatif, Antrian di Proyek Underpass Kentungan Masih Terjadi

Dia menerangkan jika pihaknya sebelumnya sudah memberikan surat kepada para pemilik.

Dia mengatakan jika pengumuman juga sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum proyek berlangsung

"Kita sudah dari setahun yang lalu memberikan surat, sudah dari awal tahun 2018, pemilik sudah kami surati 3 kali. Sebenarnya harus tahu, pengumuman Kentungan sudah dari kapan, atau mungkin minggu kemarin saat belum ada kegiatan bisa dipindahkan," terangnya.

Dia menerangkan jika pihaknya tidak bisa memindahkan kabel-kabel tersebut, dimana pihaknya dibatasi oleh Peraturan Menteri.

"Kemarin bukan punya Telkom. Tapi saya lupa namanya. Kemarin pemiliknya datang, kami sudah jelaskan, surat kami sudah tiga kali. Dalam peraturan kita tidak bisa membiayai pemindahan utilitas, itu ada Permennya. Itu peraturan sudah jelas, kami tidak bisa memindahkan itu, malah kami melanggar peraturan," terangnya.

Baca: Berbeda dengan Jombor, Underpass Kentungan Akan Dibuat Empat Lajur

Sidik menjelaskan, sebelumnya sudah banyak pemilik kabel yang sudah meminggirkan sebelum dilakukan pengeboran.

Namun ada satu yang tidak dipindahkan dan terputus.

"Kabel banyak, IPAL ada, PDAM ada, PLN juga. Hanya kemarin sudah dipinggirkan sebelum pengeboran. Sekarang sudah tidak ada yang melintang. Karena sudah kami koordinasikan. Semoga saja cuma itu saja, semoga tidak ada lagi," katanya.

Oleh karena, dia berpesan kepada para pemilik untuk aktif memindahkan.

Baik yang berijin maupun belum berijin.

"Kalau bisa pemilik aktif. Ada yang berijin atau tidak berijin ya moggo kamu siap membantu. Dengan adanya media massa, media sosial sudah kita umumkan, bagaimana-bagaimananya, supaya ke depannya tidak terjadi lagi. Karena kami terbatas waktu dan peraturan, kami tidak bisa ngapa-ngapain," jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved