Yogyakarta

Heruwa Ajak Masyarakat Jangan Ikuti Arus Saat Pakai Hak Suara

Stadion Kridosono dibuat bergetar pada Jumat (8/3/2019) malam ketika Konser Musik Pemilu Berdaulat Negara Kuat 2019 dihelat.

Tayang:
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
KONSER PEMILIH BERDAULAT NEGARA KUAT - Penampilan band Shaggy Dog saat berlangsung konser Pemilih berdaulat Negara Kuat di Stadoion Kridosono, Kota Yogyakarta, Juamt (8/3/2019). TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Stadion Kridosono dibuat bergetar pada Jumat (8/3/2019) malam ketika Konser Musik Pemilih Berdaulat Negara Kuat 2019 dihelat.

Acara yang digagas oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY ini pun disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat Yogyakarta. 

Rangkaian acara dimulai sejak sore hari.

Berturut-turut tiga band pembuka yaitu Baingan, Vvyraz dan Septime memainkan lagu-lagu yang mampu menghangatkan suasana sore itu.

Ketiga band tersebut, diketahui adalah pemenang Lomba Band Pentas Musik Jingle Pemilu di Jogja City Mall (JCM) pada Selasa (5/3/2019) lalu.

Baca: Shaggydog Bakal Meriahkan Konser Musik Pemilu Berdaulat Negara Kuat 2019 di Kridosono Besok Malam

Menjelang petang, jumlah penonton semakin banyak.

Doggies, sebutan untuk para fans setia Shaggydog, band utama dalam konser ini mulai berdatangan.

Namun sebelum Heruwa, sang vokalis naik ke atas panggung, penonton masih dimanjakan tiga penampil lagi yaitu Yudha and the Remora, The Megahits Selection, Yulifah Band. 

Vokalis Yudha and The Remora, Yudha Kristiawan mengajak para penonton untuk memakai hak pilihnya saat Pemilu 17 April nanti.

Menurut dia, sebagai warga negara yang baik, pesta demokrasi menjadi momentum yang tepat untuk menggunakan hak suaranya demi menentukan nasib bangsa. 

“Jangan sampai golput. Kita punya suara untuk menentukan nasib bangsa. Apapun pilihan kalian, mari jadikan pemilu momentum untuk menjadikan bangsa ini lebih baik lagi,” kata Yudha. Berturut-turut setelahnya, beberapa tembang tersaji seperti Indonesia Pusaka dan lagu-lagu ciptaan mereka, lumba-lumba dan ayo ke pantai. 

Baca: Wujudkan Pemilu Damai, Dandim Kota Yogyakarta Ajak Insan Pers Ikut Perangi Hoaks

Suara riuh penonton pun terdengar nyaring saat MC Alit Jabang Bayi dan Jean mempersilahkan para personel Shaggydog naik ke atas panggung.

Tak berapa lama, Heruwa sang vokalis Shaggydog naik panggung.

Bukan langsung menyanyikan lagu-lagu hits mereka, tapi justru lagu Indonesia Raya diikuti seluruh penonton. 

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan sempat naik ke atas panggung dan berbincang singkat dengan MC Alit - Jean.

Kepada para penonton, Hamdan menyampaikan sejumlah informasi penting terkait pelaksanaan pemilu nanti mulai tanggal dan jam pelaksanaan, syarat bisa memakai hak suara sampai prosedur mengurus form A5. 

“Untuk seluruh masyarakat dan pentonton yang datang malam ini, mari bersama-sama memakai hak suara saat Pemilu serentak yang digelar 17 April 2019 nanti. Informasi terkait syarat memakai hak suara bisa ditanyakan kepada kami atau melalui petugas KPU di daerah masing-masing,” kata Hamdan. 

Baca: KPU DIY Mulai Distribusikan Surat Suara Pemilu 2019

Tak lama, Heruwa bernyanyi menghangatkan suasana malam Yogyakarta yang kala itu sedang cerah.

Lagu-lagu seperti Kere Hore, Doggy-doggy, Suka Reggae sampai Hey Cantik dinyanyikan oleh Heruwa.

Kombinasi musik ska, reggae, jazz, swing dan rock khas Shaggydog pun membuat penonton larut mengikuti irama. 

“Mencoblos adalah hak setiap orang. Jadi siapa saja berhak mencoblos (saat pemilu). Yang penting jangan terbawa suasana, jangan ikuti arus. Pilih sesuai hati nurani,” kata Heruwa. Setelahnya, penonton terus dibuat berdansa dengan lagu Shaggydog lainnya seperti Jalan-jalan dan tentu saja Di Sayidan. 

Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU DIY, Ahmad Shidqi mengatakan, Konser Musik Pemilu Berdaulat Negara Kuat 2019 sengaja dihelat dalam rangka menyebarkan informasi pemilu 2019 nanti.

Baca: Shaggydog Gelar Konser Tunggal Rayakan Ulang Tahun ke-20

Selain, juga demi memberi hiburan kepada masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. 

"Dengan metode mobilisasi masa, KPU DIY mengundang kelompok band ternama di Jogja yang punya penggemar besar dan mampu menyedot pengunjung cukup besar, Saggydog. Di konser ini kita sampaikan informasi terkait pemilu seperti tanggal pelaksanaan dan warna surat suara," kata Ahmad. 

Selain itu, juga disampaikan sejumlah tahapan pemilu yang ditampilkan di sebuah layar ukuran raksasa.

Termasuk mengurus formulir A5 sebagai surat pindah memilih bagi masyarakat luar DIY yang ingin mencoblos di DIY.

Disediakan pula booth bagi masyarakat yang memerlukan informasi terkait Pemilu. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved