Kota Yogyakarta

Penggunaan Anggaran di Kelurahan Harus 'Tonjo'

Setiap kelurahan di Kota Yogyakarta, rata-rata mendapatkan alokasi dana di atas Rp 1 miliar, baik dana yang berasal dari OPD maupun stimulan wilayah.

Penggunaan Anggaran di Kelurahan Harus 'Tonjo'
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat menyampaikan poin penting penggunaan anggaran kelurahan dalam Workshop Data Kemiskinan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Yogyakarta, Kamis (21/2/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setiap kelurahan di Kota Yogyakarta, rata-rata mendapatkan alokasi dana di atas Rp 1 miliar, baik dana yang berasal dari OPD maupun stimulan wilayah.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan agar anggaran yang dialokasikan ke kelurahan dikelola secara terpadu dan mampu mencakup lima hal.

Mulai dari mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pendapatan, menyelesaikan permasalahan, menata lingkungan, dan mewujudkan rencana pengembangan wilayah di kelurahan.

Baca: Tingkatkan Lama Kunjungan Wisatawan, Pemkot Yogya Maksimalkan Peran Kampung Wisata

"Kita minta anggaran yang dialokasikan ke kelurahan dikelola secara terpadu. Dulu masing-masing OPD punya anggaran dan jalan sendiri-sendiri. Kini kami minta OPD bersinergi untuk lima hal tersebut," ujarnya, seusai Workshop Data Kemiskinan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Yogyakarta di Balaikota Yogyakarta, Selasa (21/2/2019).

Ia menjelaskan, bahwa anggaran di kelurahan saat ini sekitar Rp 133 Miliar dari OPD dan dana stimulan wilayah sebesar Rp 17 Miliar per tahun.

Total anggaran untuk kelurahan mencapai Rp 150 Miliar per tahun.

"Ini harus cemantel, tonjo, temoto, ketok, keroso. Jangan sampai habis lalu bingung uang ini ke mana," tegasnya.

Baca: Pemkot Yogya Segera Terapkan Free Light untuk Kendaraan Khusus

Ia meminta agar segala bentuk pemberdayaan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya efek ekonomi.

Heroe menuturkan, selama ini pelatihan yang dilakukan masih banyak yang terkesan mengulang tanpa ada tindak lanjut.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved