Yogyakarta

Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UGM, Kedua Pihak Sepakat Penyelesaian Non Litigasi

Kedua belah pihak sudah melakukan kesepakatan untuk dilakukan penyelesaian non litigasi atau internal UGM.

Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswa UGM, Kedua Pihak Sepakat Penyelesaian Non Litigasi
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Rektor UGM bersama dengan jajaran saat melakukan jumpa pers mengenai kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh HS kepada AN, Senin (4/2/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus pelecehan seksual yang melibatkan dua mahasiswa UGM saat melakukan KKN di Maluku sudah menemui titik terang.

Dimana pada Senin (4/1/2019) kedua belah pihak, antara HS dan AN sudah melakukan kesepakatan untuk dilakukan penyelesaian non litigasi atau internal UGM.

Rektor UGM, Panut Mulyono saat memberikan keterangan dalam jumpa pers yang dilakukan seusai dilakukan penandatanganan kesepakatan antara HS dan AN menerangkan jika pihak-pihak terkait sudah sepakat untuk menyelesaikan kasus ini.

"Pihak terkait telah sepakat untuk penyelesaian non litigasi atau penyelesaian internal UGM, saudara HS mengaku menyesal dan mohon maaf atas perkara yang terjadi kepada saudari AN disaksikan oleh UGM," terangnya.

Dengan persetujuan yang ditandatangani oleh HS dan AN beserta Panut sebagai rektor di atas materai menandakan kasus ini sudah dianggap selesai.

Baca: Mie Setan dan Iblis Hidangan Mie Super Pedas di Yogyakarta

Rektor menjelaskan jika apa yang dilakukan oleh rektor saat ini berdasarkan atas rekomendasi yang dilakukan oleh tim etik.

Ke depan HS dan AN akan mengikuti konseling dengan psikolog sampai dinyatakan selesai.

Selain itu, UGM juga akan menanggung biaya konseling kedua belah pihak.

"UGM akan membiayai biaya konseling keduanya. UGM juga akan memberikan dukungan dana untuk penyelesaian studi setara dengan komponen Bidikmisi (UKT) kepada AN, memberi mandat fisipol dan teknik mengawal studi bagi HS dan AN untuk dapat diselesaikan pada Mei 2019 dan memastikan seluruh unsur yang disepakati akan dilakukan dengan baik," terangnya.

Panut menjelaskan jika nantinya UGM akan melakukan pembenahan berkenaan dengan mekanisme penanganan yang baik untuk kasus serupa, baik di tingkat fakultas dan universitas agar tidak terulang di masa yang akan datang.

Baca: UGM Tegaskan Laporan ke Polda DIY Dilakukan Atas Nama Pribadi

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved