New Yogyakarta International Airport
Penjelasan Singkat Kenapa Bandara Kulon Progo Diberi Nama NYIA
Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menghendaki bandara baru di Temon nantinya tetap bernama New Yogyakarta International Airport
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Iwan Al Khasni
Sri Sultan Jelaskan Alasan Bandara Kulon Progo Diberi Nama NYIA
TRIBUNjogja.com KULON PROGO ----- Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menghendaki bandara baru di Temon nantinya tetap bernama New Yogyakarta International Airport atau berinisial NYIA.
Nama itu menurutnya lebih baik ketimbang opsi lain yang diiringi pro kontra di tengah masyarakat.
Hal itu diungkapkannya di sela meninjau progres pembangunan NYIA, Selasa (8/1/2019).
Turut mendampinginya antara lain Direktur PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, Komisaris AP I Ali Mochtar Ngabalin, Direktur Teknik AP I Lukman F Laisa, Sekretaris DIY Gatot Saptadi, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, dan jajaran pejabat lainnya.
Sultan menyebut bandara itu tidak perlu identitas lain, semisal mengambil nama pahlawan nasional.
Apalagi, jika pemakaian nama itu berpotensi memunculkan adanya pro-kontra di tengah masyarakat.
.
"Namanya ya NYIA itu saja. Enggak ada (yang lain). Daripada nanti ada yang setuju dan ngga setuju,"kata Sultan.
- : Seribu Tamu Undangan Resepsi Pernikahan di Palembang Tak Makan, WO Ngacir Katering Tak Datang
- Pemilik WO yang Kabur Ternyata Caleg, Pengantin Berlinang Air Mata Lihat Tamu Satu Gedung Tak Makan
- Vanessa Angel Ditinggal Kuasa Hukumnya Hingga Jane Shalimar Diminta Tak Bicara Lagi
Baca: Jalan Bawah Tanah di New Yogyakarta International Airport Dibangun Sepanjang 900 meter
Baca: New Yogyakarta International Airport Bangun Menara ATC Setinggi 40 Meter
Penggunaan nama NYIA ketimbang lainnya menurut Raja Kasultanan Yogyakarta itu dengan pertimbangan bahwa singkatan nama itu akan muncul dalam daftar kode bandara yang dianut secara internasional seperti halnya tertera dalam boarding pass.
Maka itu, kode yang didaftarkan untuk bandara baru ini harus baru dan belum terpakai di daerah atau negara lain.
"NYIA kan jelas belum dipakai. Nanti nyebutnya kan juga bukan NYIA, tetap Jogja. Bandara JF Kennedy juga tetap menyebutnya New York Airport," kata Sultan.
Dia menilai, progres pembangunan NYIA sejauh ini masih sesuai schedule dan diyakini target operasional minimum untuk penerbangan international pada April 2019 ini bisa tercapai.
AP I melalui kontraktornya dari PT Pembangunan Perumahan (PP)-KSO mengerjakannya secara baik dan diharapkannya pembangunan bisa dilakukan secara profesional.
Meskipun waktu tersisa terbilang pendek, Sultan tak ingin ada hasil pembangunan yang tak optimal dengan alasan tergesa-gesa.
Misal, ketinggian permukaan landasan tidak seimbang hingga memunculkan genangan air. Juga, kemungkinan terbentuknya danau di arel lahan pembangunan yang tidak ikut ditinggikan permukaannya.
Ïa menyebut sebetulnya pembangunan ini cukup berat dan PT PP seperti bandung bondowoso karena mengerjakan semuanya secara maraton dengan waktu 24 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/masterplan-aerotropolis-new-yogyakarta-international-airport-nyia.jpg)