Kota Yogyakarta

Haryadi Belum Bocorkan Nasib Moratorium Hotel di Kota Yogya

Sebelum menentukan kelangsungan moratorium hotel, Haryadi menyebutkan bahwa ada beberapa aspek penting yang perlu dikaji.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ari Nugroho
jateng.tribunnews.com
Ilustrasi: Pembangunan Hotel 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti enggan membeberkan mengenai rencana ke depan terkait moratorium hotel.

Moratorium hotel sendiri segera berakhir pada 31 Desember 2018 mendatang.

"Belum. Belum ini artinya belum mencabut, belum berarti juga memperpanjang," ujarnya, Kamis (20/12/2018).

Sebelum menentukan kelangsungan moratorium hotel, Haryadi menyebutkan bahwa ada beberapa aspek penting yang perlu dikaji.

Salah satunya mengenai perilaku hotel berbintang.

"Perilaku bintang 4 buat tarif bintang 3. Persoalannya di situ. Lalu juga misal bintang 4 tapi kelakuan bintang 2," terangnya.

Baca: PHRI DIY Usulkan Moratorium Hotel untuk Bintang 3 ke Bawah

Ia menjelaskan nantinya moratorium hotel lebih banyak mengkaji terkait potensi ke depan, kebutuhan, maupun juga menyangkut investor.

Disinggung mengenai PHRI yang mengusulkan moratorium hotel hanya untuk bintang 3 ke bawah, Haryadi memberikan tanggapan pendek.

"Terimakasih usulannya," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Istijab Danunagoro menjelaskan bahwa moratorium perlu diteruskan untuk hotel bintang 3 ke bawah serta hotel non-bintang.

Sementara pembangunan hotel bintang 4 dan 5 ke atas, dinilainya perlu untuk dilanjutkan.

"Hotel bintang tiga ke bawah ini kan perusahaan kecil. Tingkat huniannya rendah. Kalau kebanyakan hotel bintang 3 ke bawah nanti, nasibnya akan tambah parah," bebernya.

Baca: Kelanjutan Moratorium Pembangunan Hotel di Kota Yogya Belum Diputuskan

Sementara itu, Istijab menilai perlu agar hotel-hotel bintang 4 dan 5 yang lain dibangun di Kota Yogyakarta.

Alasannya adalah karena mereka memiliki modal yang besar dan nantinya bisa balik modal.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved