Bantul

Jelang Nataru, TPID DIY Sidak Harga Komoditas di Pasar Imogiri

Menjelang hari raya natal dan tahun baru, TPID) DIY melakukan pemantauan harga di Pasar Imogiri, Bantul.

Jelang Nataru, TPID DIY Sidak Harga Komoditas di Pasar Imogiri
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pemantauan harga di Pasar Imogiri, Bantul, Selasa (18/13/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Menjelang hari raya natal dan tahun baru, Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) DIY melakukan pemantauan harga di Pasar Imogiri, Bantul, Selasa (18/13/2018).

Pemantauan harga dilakukan oleh Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Probo Sukesi ; Biro Administrasi Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setda DIY, Ir Sugeng Purwanto ; Kabag Administrasi Perekonomian Bantul, R Moelyo Subagio ; Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, BPS, Bulog, BPOM, Dishub Reskrim Polda DIY dan sejumlah instansi lainnya.

Para petugas TPID ini berkeliling ke setiap lapak pedagang. Memantau stok dan harga.

"Hasil pemantauan untuk harga daging sapi stabil. Tapi ada juga beberapa barang yang naik," kata Probo, ditemui Tribunjogja.com di sela-sela pemantauan harga.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan di Pasar Imogiri, di antaranya telur ayam, bawang merah, dan segala jenis cabai.

Kenaikan harga berkisar antara Rp 200 perkilogram.

Baca: Bawang Merah Picu Inflasi DIY Sebesar 0,46%

"Artinya masih relatif wajar. Untuk sementara ini masih stabil," ungkap dia.

Kata Probo, berdasarkan informasi dari para pedagang kemungkinan menjelang akhir tahun, harga sejumlah kebutuhan pokok akan ada yang mengalami kenaikan lagi.

Hal itu yang menurutnya perlu diwaspadai.

"Supaya kenaikan harga tidak sampai membuat inflasi kita merah," terang dia. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved