Kesehatan

Adakah Manfaat Menggaruk Kulit?

Sebuah studi menemukan, rata-rata manusia menggaruk kulitnya sampai 100 kali dalam sehari.

Editor: Ari Nugroho
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Hal yang otomatis akan kita lakukan saat rasa gatal mendera adalah menggaruk bagian kulit yang gatal itu.

Di balik kebiasaan umum yang sering kita lakukan, ternyata ada hubungan antara menggaruk dan kinerja otak.

Berikut adalah 11 fakta tentang menggaruk yang mungkin tidak kita ketahui dan tidak pernah terbayangkan.

1. Rata-rata kita menggaruk 97 kali dalam sehari

Mungkin kita tidak pernah menghitung sudah menggaruk kulit berapa kali dalam sehari.

Sebuah studi menemukan, rata-rata manusia menggaruk kulitnya sampai 100 kali dalam sehari.

Saat ini mungkin Anda sedang melakukannya.

Silakan menggaruk, tidak ada orang yang menyaksikan.

Baca: Jawaban Ilmiah Kenapa Menggaruk yang Gatal Itu Nikmat

2. Rasa gatal karena binatang dan tanaman dipicu toksin pada kulit

Saat Anda merasa gatal karena bersentuhan dengan binatang atau tanaman, sebenarnya itu dipicu toksin pada kulit.

Toksin mulai mengeluarkan histamin, bagian dari respon kekebalan tubuh.

Hal ini menyebabkan serat syaraf mengirimkan isyarat gatal ke otak.

3. Rasa gatal memiliki jaringan saraf tersendiri

Sebelumnya kita berpikir bahwa rasa gatal dan sakit, berbagi jalur yang sama.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved