Pendidikan

UGM Akan Selenggarakan Forum Dewan Guru Besar, Sudah 35 PT Nyatakan Siap Hadir

UGM Akan Selenggarakan Forum Dewan Guru Besar, Sudah 35 PT Nyatakan Siap Hadir

UGM Akan Selenggarakan Forum Dewan Guru Besar, Sudah 35 PT Nyatakan Siap Hadir
Tribun Jogja/ Santo Ari
Ketua Dewan Guru Besar UGM Prof. Drs. Koentjoro(kanan) dan Sekretaris Dewan Guru Besar UGM Prof. Dr. R.M. Gunawan Soemodiningrat memberikan penjelasan terkait dengan rencana rakernas Forum Dewan Guru Besar, Selasa(28/8/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM - Universitas Gadjah Mada akan menjadi tuan rumah dalam Rekernas Forum Dewan Guru Besar seluruh Indonesia pada 1 September mendatang.

Sejauh ini sudah terdaftar 35 perguruan tinggi di Indonesia yang mengirimkan guru besarnya dalam acara tersebut.

Acara akan dibuka Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, dan sebagai pembicara kunci adalah Watimpres Sri Adiningsih.

Adapun tema yang diangkat adalah peran guru besar dalam menyambut Indonesia Emas.

Baca: IHGMA Yogya Jalin Kerjasama dengan Sekolah Vokasi UGM

Prof. Drs. Koentjoro, selaku Ketua Dewan Guru Besar UGM mengatakan tema ini begitu penting untuk membentuk generasi penerus bangsa.

Dengan era digital saat ini, bila Indonesia tidak berhati-hati maka yang terjadi adalah semacam perang antar warga Indonesia sendiri. Dan guru besar memiliki peran untuk menjaga persatuan Indonesia.

"Dalam Rakernas nanti akan dibahas bagaimana peran guru besar dalam pembangunan bangsa dan negara. Guru besar harus memberikan pemikiran yang mengutamakan kontrol moral," ucapnya Selasa (28/8/2018).

Prof. Dr. R.M. Gunawan Soemodiningrat, sebagai Sekretaris Dewan Guru Besar UGM menambahkan Indonesia emas adalah sebuah cita-cita di mana Indonesia menjadi negara yang mandiri, dan memiliki manusia yang berdaulat.

Baca: 32 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Pyramid Bantul

"Itu yang kita harapkan. Namun selama ini masalah adanya kesengajaan, terjadi konflik, perbedaan pendapat dan pendapatan. Maka dalam Indonesia emas masalah kesejahteraan yang harus kita atasi. Toleransi dan kerjasama, itu yang kita perlukan," tambahnya.

Dengan adanya forum dewan guru besar ini, mereka ingin mengembalikan Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945 dan NKRI sebagai konsensus bangsa ini.(tribunjogja)

Penulis: nto
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved