Sleman
PNS Sleman Berduyun-duyun Tukarkan Kartu ATM Chips dan Berlogo GPN Bank BPD DIY
GPN merupakan program yang dikampanyekan oleh Bank Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan interkoneksi perbankan di Indonesia.
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Siti Umaiyah
TRIBUNJOGJA.COM – Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di lingkungan Kabupaten Sleman berduyun-duyun mendatangi mobil penukaran ATM Chips dan Berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) Bank BPD DIY yang disediakan di Lapangan Pemerintah Kabupaten Sleman seusai melakukan Senam Bersama, Jumat pagi (3/8/2018).
GPN sendiri merupakan program yang dikampanyekan oleh Bank Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan interkoneksi perbankan di Indonesia, yang juga seluruh prosesnya sudah dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik.
Baca: BPD DIY Luncurkan Kartu Berlogo GPN
Winarti (30), yang merupakan pegawai dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman mengaku sengaja melakukan penukaran di lapangan Pemerintah Kabupaten Sleman mengingat hal tersebut penting untuk segera dilakukan.
“Ini tadi tahu kalau ada penukaran disini langsung datang kesini. Kalau penukarannya sudah tahu dari kemarin-kemarin untuk yang Chips karena teman juga sudah melakukan penukaran,” terangnya pada Tribunjogja.com.
Dia mengaku penukaran tersebut dilakukan mengingat pertimbangan keamanan ATM yang memang perlu untuk dijaga.
“Kalau ada sesuatu yang diperbaharui kan kita harapkan keamanannya lebih terjaga, ada logo GPN juga. Mengingat banyak kasus atm dipasang alat scaning. Kalau ditukar kan nanti bisa transaksi dimana saja,” terangnya
Efendi Sutopo Yuwono selaku Pemimpin Cabang Bank BDP DIY Cabang Sleman mengungkapkan mengenai manfaat dari penukaran ATM berchips dan berlogo GPN.
Baca: BI Gandeng Sembilan Bank Luncurkan Kartu ATM Berlogo GPN
Selain nantinya nasabah bisa melakukan transaksi di semua kanal pembayaran di Indonesia, juga bisa bertransaksi dengan aman karena ATM GPN sudah dilengkapi dengan fitur keamanan yang terstandarisasi, dimana seluruh proses dilakukan sudah berada di dalam negeri dan melalui jaringan domestik.
“Ini kan program dari bank Indonesia. Nantinya transaksi yang dilakukan nasabah di merchant dilakukan dengan biaya rendah. Banyak keuntungan, yang sebelumnya operator yang kita gunakan dari luar negeri, GPN ini diinisiasi oleh Bank Indonesia agar kita punya satu gerbang pembayaran milik domestik,” terangnya.
Efendi menjelaskan, dilihat dari sisi nasabah, tidak ada perbedaannya, namun manfaatnya yang diberikan jauh lebih banyak.
“Yang sebelumnya ditarik biaya kalau menggunakan sistem lama, 2-3%. Dengan GPN ini bisa sampai 1% dari biaya yang dibebankan kepada merchant. Semua bank juga melakukan hal yang sama kampanye GPN, karena memang satu sistem yang diterbitkan bank Indonesia,” katanya (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pns-sleman-berduyun-duyun-tukarkan-kartu-atm-chips-dan-berlogo-gpn-bank-bpd-diy_20180803_204652.jpg)