Sleman
25 Pemuda Karang Taruna Protes Pembangunan Showroom di Lapangan Sendangagung Sleman
Aksi protes tersebut dilakukan oleh sebanyak 25 pemuda Karang Taruna yang dipicu oleh kurangnya sosialisasi pemerintah desa kepada warga.
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
“Kita masih proses mencari lahan, malah sebelum ada proyek ini. Namun mencari lahan juga butuh waktu. Mungkin dari kita kurang komunikasi ke warga karena memang harus cepat mengambil langkah,” terangnya.
Baca: Kades Sendangagung Sebut Proyek Showroom Program dari Pemda DIY
Dia menjelaskan, nantinya showroom tersebut akan dibangun 2 lantai sebagai tempat UMKM yang diharap mendongkrak perekonomian masyarakat.
Pemilihan lapangan sebagai tempat showroom dianggap strategis karena nantinya Sendangagung menjadi gerbang untuk menhadapi NYIA.
Selain itu, juga terkait akan adanya rencana proyek Jogja Outer Ring Road (JORR) yang nantinya akan melewati Desa Sendangagung.
“Kita pasti respon keluhan warga. Isu berkembang saya dianggap yang menerima langsung, padahal dari Bidang Kerjasama Antar Desa (BKAD). Showroom tersebut nantinya diserahkan sebagai aset desa. Kita juga memperhitungkan prospek ke depan,” lanjutnya.
Sementara itu, beberapa warga setempat yang juga melihat aksi Karang Taruna enggan berkomentar dan memilih untuk diam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/25-pemuda-karang-taruna-protes-pembangunan-showroom-di-lapangan-sendangagung-sleman_20180729_154833.jpg)