Serangan Gajah Liar

Kawanan Gajah Liar Rusak 40 Hektar Kebun Sawit, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Kawanan Gajah Liar Rusak 40 Hektar Kebun Sawit, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Kawanan Gajah Liar Rusak 40 Hektar Kebun Sawit, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Google Image via Kompas.com
Gajah Asia berukuran lebih kecil dibanding gajah Afrika. 

TRIBUNJOGJA.COM - Konflik hewan liar dengan warga masih saja terjadi di wilayah Aceh.

Terbaru, kawanan gajah liar mengamuk dan menghancurkan sekitar 40 hektare lahan kebut sawit milik warga di Desa Sibintang, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat.

Selain di Desa Sibintang, satwa dilindungi itu juga mengobrak-abrik kebun sawit di Desa Gampong Teungoh, Kecamatan Pante Ceureumen.

Laporan amukan gajah di Sibintang diterima Serambi (tribunjogja.com group) dari warga setempat, Ali dan rekannya Nasruddin.

Kedua warga tersebut sempat mendatangi DPRK Aceh Barat, Jumat (29/6) melaporkan serangan gajah di desa mereka.

Selain merusak perkebunan juga mengancam jiwa. Kedatangan kedua warga tersebut diterima Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE.

Menurut Ali, kebun sawit yang diamuk gajah dikelola oleh kelompok masyarakat yang bukan saja dari Desa Sibintang tetapi juga desa tetangga.

“Menurut perkiraan ada 40 hektare yang dirusak gajah, ada yang sudah mulai panen,” kata Ali.

Masyarakat setempat berharap pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Pemkab Aceh Barat menanggulangi permasalahan ini dengan melakukan pengusiran gajah liar tersebut sehingga menjauh dari kebun.

Apalagi akhir-akhir ini kawanan gajah semakin mendekat ke permukiman sehingga mengancam keselamatan jiwa manusia.

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved