Serangan Gajah Liar

Kawanan Gajah Liar Rusak 40 Hektar Kebun Sawit, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Kawanan Gajah Liar Rusak 40 Hektar Kebun Sawit, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan

Kawanan Gajah Liar Rusak 40 Hektar Kebun Sawit, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Google Image via Kompas.com
Gajah Asia berukuran lebih kecil dibanding gajah Afrika. 

“Kami tahu itu hewan dilindungi tidak boleh dibunuh. Tapi pemerintah juga harus ikut mengamankan kepentingan masyarakat,” kata Ali.

Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE juga berharap ada langkah-langkah konkret yang dilakukan pihak terkait untuk membebaskan masyarakat dari gangguan gajah liar tersebut.

“Harus ada respons cepat untuk masalah-masalah yang terkait kepentingan masyarakat, apalagi yang sudah mengganggu sektor usaha bahkan ancaman keselamatan jiwa,” kata Ramli.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Barat, Adi Yunanda yang dikonfirmasi Serambi (tribunjogja.co, group), Jumat kemarin membenarkan terjadinya amukan gajah di Desa Sibintang dan Gampong Teungoh namun belum dilaporkan secara resmi ke pihak dinas.

“Kita coba pastikan dulu ke desa tersebut dan selanjutnya akan kita koordinasikan ke BKSDA untuk penanganan,” kata Adi.

Untuk penanganan gajah liar, saat ini di Aceh Barat sudah memiliki fasilitas Concervation Responce Unit (CRU) di Desa Alue Kuyuen, Kecamatan Panton Reu.

“Penanganan dilakukan sesuai kondisi di lapangan. Bisa dengan meledakkan mercon, pengusiran serta menggunakan gajah jinak untuk menggiring ke hutan. Kami akan cek dulu,” demikian Adi Yunanda.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kawanan Gajah Hancurkan Puluhan Hektar Sawit Milik Warga, 

Editor: has
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved