DIY
Dikira Boneka, Sesosok Orok Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Daerah Gambiran
Saat ini jenazah orok bayi tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Penulis: rid | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sesosok orok bayi ditemukan mengapung di sebuah sungai yang berlokasi di Gambiran RT 50 RW 13, Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta pagi tadi, Rabu (30/5/2018).
Ketika ditemukan, orok bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal.
Saat ini petugas Polsek Umbulharjo tengah menyelidiki siapa pembuang bayi tersebut.
Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo, SIK mengatakan, penemuan orok bayi tersebut berawal saat Sualiyah (61), warga Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo hendak mengunjungi rumah anaknya yang juga di daerah Gambiran sekitat jam 8 pagi.
Di tengah perjalanan, tepatnya ketika melintasi sungai ia melihat sebuah boneka mengapung.
Karena penasaran lalu Sualiyah memberitahukan hal tersebut kepada anaknya yakni Suyono (43).
"Setelah dicek ternyata yang dimaksud saksi boneka mengapung itu adalah orok bayi. Selanjutnya saksi bersama tetangga sekitar mengangkat orok bayi tersebut ke pinggir sungai, dan dilanjutkan melapor kepada kami," katanya, Rabu (30/5/2018).
Sambungnya, mendapat laporan tersebut pihaknya langsung menuju lokasi penemuan bersama tim medis guna melakukan pemeriksaan terhadap orok bayi tersebut.
Diungkapkan Kapolsek, dari hasil pemeriksaan tim medis diketahui orok tersebut dilahirkan sekitar 24 jam yang lalu.
"Usia orok sekitar 8 bulan di kandungan, tidak ditemukan bekas kekerasan dan kondiainya masih utuh, ari-arinya juga masih ada. Diduga memang sengaja dibuang oleh orangtuanya ke sungai," ujarnya.
Dilanjutkan Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Supatno bahwa pohaknya telah meminta keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi penemuan orok bayi tersebut.
Namun, tidak ada saksi yang mengetahui secara pasti orang yang membuang bayi tersebut.
"Dugaannya orok itu dibuang dari luar daerah Umbulharjo dan terbawa aliran sungai sampai sini (Umbulharjo). Kemungkinan orok itu hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang ke sungai," ucapnya.
Ditambahkan Kanit Reskrim, saat ini jenazah orok bayi tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Pihaknya pun saat ini masih mendalami siapa sang pembuang orok bayi tersebut.
"Masih kami lidik (Pembungang bayinya), kami juga minta peran serta masyarakat jika mengetahui ada tetangganya yang sedang hamil, sudah melahirkan tapi anaknya kok tidak ada agar lapor kami," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mayat-bayi-ditemukan-di-sungai-gajahwong-pagi-in_20180530_151141.jpg)