Kekerasan dalam Diksar Mapala UII

Setahun Dibekukan, Rektor UII Akan Kembali Aktifkan Kegiatan Mapala UII

Nandang Sutrisna menyatakan akan kembali mengaktifkan kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).

Setahun Dibekukan, Rektor UII Akan Kembali Aktifkan Kegiatan Mapala UII
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Rektor UII Nandang Sutrisna (kanan) saat pertemuan di Ruang Sidang Gedung Pascasarjana Ilmu Hukum UII, Minggu sore (27/05/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Nandang Sutrisna, menyatakan akan kembali mengaktifkan kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).

"Senin ini saya akan menandatangani draf pengaktifan kembali UKM tersebut," ujar Nandang pada Minggu sore (27/05/2018) di Gedung Pascasarjana Ilmu Hukum UII.

Mapala UII sempat dibekukan selama satu tahun akibat tersandung kasus pidana, di mana 3 orang peserta tewas saat mengikuti Diksar pada Januari 2017 silam.

Nandang menyebutkan bahwa pengaktifan kembali ini berdasarkan hasil perbaikan dan penyelesaian masalah dari segala aspek, terutama hukum dan akademik.

Baca: Korban Diksar UII, Kuku Jempol Kaki Kanan Hampir Copot dan Berak Darah

Baca: 6 Tersangka Diksar Maut Mapala UII Akhirnya Diserahkan ke Kejaksaan, Lengkapi Bukti Baru

BERIKAN KETERANGAN PERS. Ketua panitia TGC 37 Mapala Unisi, Wildan Nuzula memberikan keterangan pers didampingi anggota tim pencari fakta Achiel Suyanto dan ketua Mapala Unisi, Imam Noorizky di gedung pasca sarjana UII, jalan Cik Dik Tiro, Kota Yogyakarta, Jumat (27/1/2017). Dalam keterangan pers tersebut panitia dan organisasi menyerahkan kepada kepolisian untuk menyelidiki atas adanya dugaan kekerasan dalam TGC 37 yang mengakibatkan 3 orang peserta tewas.TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI
BERIKAN KETERANGAN PERS. Ketua panitia TGC 37 Mapala Unisi, Wildan Nuzula memberikan keterangan pers didampingi anggota tim pencari fakta Achiel Suyanto dan ketua Mapala Unisi, Imam Noorizky di gedung pasca sarjana UII, jalan Cik Dik Tiro, Kota Yogyakarta, Jumat (27/1/2017). Dalam keterangan pers tersebut panitia dan organisasi menyerahkan kepada kepolisian untuk menyelidiki atas adanya dugaan kekerasan dalam TGC 37 yang mengakibatkan 3 orang peserta tewas.TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI (Tribunjogja.com | Hasan Sakri)

"Kami juga telah berkoordinasi dengan pendiri, alumni, serta keluarga mahasiswa dalam proses perbaikannya," jelas Nandang.

Sekaligus pada kesempatan ini, Nandang juga berpamitan dengan rekan-rekan pers yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Nandang Sutrisna akan melepas jabatannya sebagai Rektor UII pada 1 Juni ini, digantikan oleh Fathul Wahid yang akan dilantik pada tanggal yang sama.

Ia pun berterima kasih pada pers karena turut membantu bangkitnya reputasi UII pascatragedi Mapala setahun lalu.

"Berkat rekan-rekan pers UII tidak hanya mendapatkan good news, tetapi juga menjadi best news," ujar Nandang.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved