Pos Polisi UIN Dibakar Massa

LBH Yogyakarta Akan Layangkan Nota Protes ke Polda DIY

Edo menerima dorongan dan pukulan yang mengenai kepala di atas telinga sebelah kiri.

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta menyayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi kepada anggota LBH, Emanuel Gobay.

Tindak kekerasan tersebut terjadi di Polda DIY, Selasa (1/5/2018) lalu.

Emanuel Gobay (Edo) memaparkan kronologi kejadian, awalnya dirinya menerima pesan whatsapp dari seorang pendemo yang dibawa ke Polda DIY karena ricuh.

Ia bersama rekannya pun kemudian mendatangi lokasi kejadian, yaitu simpang tiga UIN Sunan Kalijaga.

"Setelah sampai di UIN, ternyata teman-teman dibawa ke Polda. Setelah di Polda saya bilang kalau saya pengacara yang akan mendampingi. Saya ditanya, mana surat kuasanya. Saya bilang menyusul. Yogi kemudian datang bawa surat kuasa. Saya minta ijin untuk ketemu klien, katanya masih pemeriksaan," papar Edo saat konfrensi pers di kantor LBH Yogyakarta, Kamis (3/5/2018).

Edo melanjutkan, ia dan rekannya ingin bertemu klien untuk mengisi surat kuasa.

Karena masih belum diperbolehkan, akhirnya enam orang dari LBH menunggu di dekat aula.

Tiba-tiba datanglah polisi yang berteriak meminta warga sipil yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan lokasi.

"Jadi polisi datang kemudian menggebrak meja terus teriak. Saya dan Yogi lalu tanya dasar hukumnya apa, karena kami sebagai pengacara juga punya hak untuk medampingi. Tetapi dia mengatakan ini diskresi saya, sambil nunjuk tulisan polisi di baju,"lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved