Pilkada
Dosen UMY Tanyakan Ini Pada Mahasiswa Jawa Tengah, Hasilnya Mengejutkan
Dosen UMY Tanyakan Ini Pada Mahasiswa Jawa Tengah, Hasilnya Mengejutkan
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM - Saat menjadi pembicara dalam Talkshow di UIN Sunan Kalijaga, Dosen UMY Bambang Wahyu Nugroho sempat menanyakan 3 hal kepada para mahasiswa asal Jawa Tengah.
"Model pertanyaan ini sudah saya coba sebelumnya," ungkap Bambang pada Jumat (13/04/2018).
Pertanyaan-pertanyaan ini diajukan oleh Bambang dalam rangka mengetes seberapa jauh para mahasiswa ini percaya dan menerima sistem demokrasi.
"Pertanyaan pertama, siapa yang setuju kalau Gubernur Jawa Tengah yang terpilih nanti adalah perempuan?" tanya Bambang.
Sontak, hanya beberapa yang menyetujui wacana tersebut.
Sebagian besar justru tidak mengangkat tangan, menolak wacana tersebut.
"Yang kedua dan terakhir, siapa yang setuju kalau Gubernur Jawa Tengah nanti bukan asli Jawa Tengah dan Non-Muslim?" tanya Bambang lagi.
Kali ini, hampir seluruh hadirin menunjukkan penolakannya terhadap wacana tersebut.
Sambil tersenyum, Bambang pun membuat kesimpulan.
Ia pun juga menyebut bahwa para mahasiswa belum meyakini sistem demokrasi sebagai yang terbaik dalam sebuah negara.
"Jika kalian masih menolak pemimpin perempuan, berasal dari luar daerah, dan non-Muslim, berarti kalian masih bias gender dan diskriminatif," papar Bambang.
Menurut Bambang, mengakui sistem demokrasi berarti menerima dan terbuka segala perbedaan.
Termasuk menerima pemimpin yang bukan berasal dari daerahnya.
Ia pun mencontohkan Amerika Serikat saat Barack Obama terpilih menjadi Presiden pada masa pemerintahan sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dosen-umy-tanyakan-ini-pada-mahasiswa-jawa-tengah-hasilnya-mengejutkan_20180413_223308.jpg)