Tragedi Jumat Petang, Pelajar SMP di Bogor Tewas Dalam Tawuran Berdarah

Seorang pelajar SMP di Kabupaten Bogor ditemukan meninggal dunia setelah terlibat tawuran di Jalan Lingkar Dramaga, Bogor

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Kompas.com/Putra Ramadhani
Polisi menemukan pelajar SMP tergeletak usai tawuran di Jalan Lingkar Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor 

 

Ringkasan Berita:
  • Tawuran antarpelajar terjadi di Jalan Lingkar Dramaga, Kecamatan Dramaga, Bogor pada Jumat (17/4/2026) petang.
  • Satu orang tewas dengan luka di bagian punggung
  • Polisi masih melakukan penyelidikan kasus tawuran pelajar yang menewaskan satu orang ini
 
 
 

TRIBUNJOGJA.COM, BOGOR - Seorang pelajar SMP di Kabupaten Bogor ditemukan meninggal dunia setelah terlibat tawuran di Jalan Lingkar Dramaga, Kecamatan Dramaga ada Jumat (17/4/2026) petang.

Korban berinisial SP (15) itu ditemukan polisi dalam kondisi tergeletak dengan luka pada bagian punggung di belakang sebuah minimarket. 

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Tim dokter menyatakan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat sampai di rumah sakit.

Dikutip dari Kompas.com, tawuran antarpelajar itu hanya berlangsung singkat.

Para pelaku membawa senjata tajam mulai dari celurit, pisau hingga perang.

Mereka menyerang lawannya sambil membawa kendaraan.

Setelah melakukan penyerangan, para pelaku langsung melarikan diri.

Baca juga: Pameran Merintis Pewaris Jadi Respon Tantangan Zaman, Dekat dengan Generasi Muda 

Kepolisian yang menerima laporan adanya tawuran ini kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas kemudian melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tergeletak.

Kapolsek Dramaga Iptu AM Zalukhu mengatakan, tawuran antarpelajar SMP itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB pada Jumat (17/4/2026). 

"Mendapatkan informasi tawuran di Jalan Lingkar Dramaga depan rumah makan, oleh piket fungsi mendatangi lokasi tawuran dan membubarkannya," kata Zalukhu, Sabtu (18/4/2026) dikutip dari Kompas.com.

Menurut Zalukhu, korban SP mengalami luka di bagian punggung.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pengobatan. 

"Tetapi, pihak rumah sakit mengatakan korban sudah meninggal dunia. 

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Ciawi untuk diotopsi," jelasnya. 

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan aksi tawuran berdarah yang memakan nyawa dan mencari pelaku.

 "Pelaku masih dalam lidik," pungkasnya.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved