DIY

Peringati Hari Kartini, TK Batik PPBI Yogyakarta Gelar Fashion Show

Sebanyak 128 siswa dari 8 kelas terdiri dari Kelas Kelompok Bermain (KB), TK A dan TK B mengikuti lomba fashion show ini.

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Siswa TK Batik PPBI Yogyakarta saat tampil di acara fashion show untuk memperingati hari Kartini, Kamis (12/11/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beragam cara bisa dilakukan untuk melatih keberanian anak sejak dini tampil di depan khalayak sembari menanamkan rasa memiliki budaya sebagai warisan luhur bangsa.

Fashion show adalah satu di antaranya.

Seperti yang dilakukan oleh TK Batik PPBI Yogyakarta yang menggelar fashion show untuk menyambut hari Kartini tahun ini.

Sebanyak 128 siswa dari 8 kelas terdiri dari Kelas Kelompok Bermain (KB), TK A dan TK B mengikuti lomba fashion show ini.

Berbagai tingkah lucu ditunjukkan anak anak yang masih polos ini.

Mulai dari berjalan semaunya padahal sudah diarahkan hingga berjalan layaknya model dewasa di atas catwalk.

Senja El Noya adalah satu di antaranya.

Siswi TK B ini berdandan dengan pakaian adat Bali.

Senja tak sendiri beberapa anak lainnya juga berdandan dengan pakaian serupa.

Lain lagi dengan Ando, memilih pakaian adat Betawi lengkap dengan peci di kepala dan berkacamata hitam.

Bagi orangtua siswa, acara semacam ini bisa melatih kemandirian siswa dalam hal meningkatkan kepercayaan diri untuk tampil di hadapan khalayak.

"Meskipun orang tua harus rela bangun pagi buta buat mempersiapkan segala kebutuhan tapi menyenangkan, lelahnya hilang setelah melihat anak anak di panggung lenggak-lenggok," ujar Andriani seorang orangtua siswa, Kamis (12/4/2018).

Di kesempatan yang sama, Wiji Wahyuni, Kepala Sekolah TK Batik PPBI Yogyakarta menuturkan, selain melatih kepercayaan diri, melalui acara ini juga diharapkan bisa menanamkan sejak dini bagaimana perjuangan Kartini untuk generasi saat dengan nilai nilai budi pekerti yang luhur.

"Sejak dini anak anak kita ajak cinta budaya. Mereka kita kenalkan pakaian daerah dan juga bahasa daerah. Warisan budaya bangsa ini kita sampaikan sejak dini karena di dalamnya terdapat banyak pesan moral yang baik. Kita juga kenalkan lagi dan permainan tradisional, yang banyak mengandung pelajaran moral juga," ujar Wiji. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved