Gereja Santo Yusuf Bintaran Akan Lakukan Pengamanan Ekstra saat Misa Jumat Agung
Pihak gereja saat ini melakukan pengamanan secara menyeluruh dengan melibatkan pihak keamanan.
Penulis: Rizki Halim | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Belajar dari kasus penyerangan Gereja St Lidwina yang terjadi beberapa waktu lalu, maka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi, Gereja Santo Yusuf Bintaran melakukan pengamanan ekstra pada Misa Jumat Agung yang akan digelar sore ini, Jumat (30/3/2018).
Kabid Liturgi Paroki Gereja Santo Yusuf Bintaran, Albertus Adik Rila Sukma, menjelaskan bahwa pihak gereja saat ini melakukan pengamanan secara menyeluruh dengan melibatkan pihak keamanan.
"Pihak gereja selalu melakukan koordinasi dengan pihak keamanan bahkan sejak hari Kamis lalu, kami melibatkan aparat setempat seperti Kodim dan Polsek serta Kecamatan dan Kelurahan," terang Albertus, Jumat (30/3/2018).
Terlebih lagi mengingat status bangunan Gereja Santo Yusuf yang merupakan cagar budaya, maka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pengamanan yang ekstra juga diterapkan.
Dikhawatirkan jika nantinya pengamanan tidak dilakukan secara menyeluruh akan dapat menggangu khusyuknya prosesi ibadah Misa Jumat Agung.
"Setelah adanya kasus (St Lidwina) itu kita terus lakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankan, dan terlebih lagi gereja ini termasuk cagar budaya, maka kita harus menjaga secara ekstra," ujar Albertus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gereja-santo-yusuf-bintaran_20180330_132509.jpg)