Wow, Jumlah Kendaraan di Kota Yogya Naik Hingga 200%

Dari Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, jumlah kendaraan roda 2 tahun 2017 meningkat 211 persen menjadi 222.915 unit.

Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Kendaraan bermotor memenuhi ruas Jalan KH Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Jumat (26/1/2018). Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang tidak sejurus dengan pelebaran jalan di Yogyakarta menyebabkan sering terjadi kemacetan lalu lintas. 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Menurut survey, Yogyakarta menduduki peringkat 4 daftar 10 kota paling macet di Indonesia.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Made Golkari Yulianto mengatakan bahwa hasil survey tersebut menjadi peringatan bagi Dinas Perhubungan.

"Survey dasarnya apa kan kita nggak tau. Tetapi itu merupakan warning bagi Dinas Perhubungan. Karena kami punya tanggungjawab di situ," kata Made Golkari saat ditemui Tribunjogja.com di kantornya (26/2/2018).

Made mengatakan bahwa pertumbuhan kendaraan di Yogyakarta meningkat drastis.

Menurut data Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, jumlah kendaraan roda 2 tahun 2016 sejumlah 71.566 unit.

Tahun 2017 meningkat 211 persen menjadi 222.915 unit.

Sementara untuk kendaraan roda 4, tahun 2016 sejumlah 12.746 unit.

Tahun 2017 meningkat 344 persen menjadi 56.647 unit.

"Berapa persen itu kenaikannya. Ya kalau dikatakan macet, bisa jadi. Kendaraan tambah banyak, sementara lebar dan panjang jalan tidak berkembang," lanjut Made. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved