Dimas Diajeng Sleman, Ganteng dan Cantik Tidak Menjadi Hal Pokok
Seluruh WNI berhak mendaftar PPDS 2018 asalkan sesui persyaratan untuk mengikuti seleksi tertulis, wawancara, dan unjuk bakat.
Penulis: app | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Adultvine Prita Wijayanti, Diajeng Terpilih Sleman Tahun 2016 menjelaskan dalam Pemilihan Dimas Diajeng Sleman 2018 (PPDS 2018) yang terpenting bagi peserta adalah menyiapkan diri menjadi pribadi berkarakter. Sementara, ganteng atau cantik tidak selalu menjadi hal pokok.
"Cantik dan ganteng, tinggi memang menjadi standar tetapi tidak menjadi pokok. Pribadi yang peduli, berkarakter, dan berprestasi kami melihat secara keseluruhan," jelasnya.
Tidak hanya terbatas pada warga Sleman saja, seluruh WNI berhak mendaftar PPDS 2018 asalkan sesui persyaratan untuk mengikuti seleksi tertulis, wawancara, dan unjuk bakat.
"Usia 17-25 tahun minimal lulus SMA/SMK. Sementsra tinggi badan Dimas minimal 165, Diajeng 160 cm. Berpenampilan menarik komunikatif, dan kreatif. Mau untuk belajar juga," cetusnya.
Selain itu ada program khusus Golden Tiket untuk tiga orang peserta yang mampu mengirim karya terbaik semisal poster atau foto dengan tema potensi Sleman. Peraih Golden Tiket berhak langsung melaju ke semifinal.
"Finalis nantinya akan belajar bersama membuat program. Akan dinilai bagaimana membuat program nanti," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dimas-diajeng-sleman-2018_20180103_114102.jpg)