Siapkah Indonesia Menyongsong Era Industri 4.0?

Indonesia juga tidak terkecuali harus menyiapkan SDM ahli agar tidak terjadi banyak pengangguran di era revolusi industri keempat

Tayang:
Editor: Ari Nugroho
uin-suka.ac.id
UIN sunan kalijaga 

Menurut Budi, optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam Indonesia di bidang kesehatan/kedokteran, akan mampu mengubah pola pikir masyarakat.

Dari bagaimana orang sakit berobat agar sehat, menjadi pola pikir  ke arah bagaimana menjaga pola hidup dan pola makan agar tidak sakit.

Baca: Radio Milik Pemkot Yogyakarta Malah Jadi Agen Obat Herbal

Lebih jauh peneliti bidang biotechnologi LIPI ini memaparkan, berbagi riset yang dilakukan di LIPI membuktikan banyak tanaman di Indonesia bisa diproses untuk mencegah dan mengatasi obesitas, penyakit-penyakit degeneratif dan infeksi, dengan mengkosumsi ekstrak tumbuhan (herbal) pada periode tertentu atau sebagai makanan/minuman yang menyehatkan.

Pihaknya juga banyak melakukan riset pemanfaatan mikroba untuk mempercepat proses pembuatan produk ekstrak yang bermanfaat untuk memperbaiki metabolisme manusia, agar tidak gampang sakit. 

"Produk-produk  hasil riset bioteknologi sebelum siap dikonsumsi masyarakat, diujicoba dulu pada mencit, dilihat reaksi dan ada tidaknya efek samping. Kalau terbukti aman dan menyehatkan baru diproses produksi untuk masyarakat," urainya.

Dijelaskan, saat ini sudah banyak produk-produk industri bioteknologi sebagai pengembangan hasil riset, yang sudah dipasarkan dan terbukti memperbaiki pola makan dan kesehatan masyarakat.

Secara medis memang belum ada riset tentang hubungan antara mengkonsumsi produk-produk bioteknologi dengan kesembuhan suatu penyakit. 

Tetapi melalui pengamatan secara umum memperlihatkan bahwa ekstrak tanaman, baik berupa suplemen makanan maupun minuman kesehatan membuat potensi sehat lebih besar.

Harganyapun tidak memberatkan masyarakat.

Baca: Bermasalah Dengan Keluarga dan Derita Penyakit, Petani di Gunungkidul Ini Menghilang Dari Rumah

"Sebagai gambaran misalnya, berapa biaya untuk mengatasi penyakit diabetes dengan melakukan suntik insulin yang sangat mahal. Untuk mengatasi beban biaya penyakit diabetes maka dikembangkan herbal insulin," katanya.

Masih banyak hasil proses biotechnologi yang bermanfaat untuk memperbaiki derajat kesehatan masyarakat, contohnya bi-jelly, madu, probiotik, psicose dan lain-lain.

Disamping itu masih banyak potensi Indonesia yang  bisa dikembangkan menjadi industri biotechnologi.

Hal ini disatu sisi akan banyak membuka lapangan pekerjaaan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved