Sembilan Rumah di Kota Yogya Terancam Longsor
Setidaknya ada sembilan rumah yang terancam longsor, warga masyarakat terpaksa diungsikan.
Penulis: dnh | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ancaman talud longsor masih mengintai warga Jlagran RT 1 RW 1 Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta.
Setidaknya ada sembilan rumah yang terancam longsor, warga masyarakat terpaksa diungsikan.
Seperti diketahui, talud longsor terjadi Selasa (28/11/2017) lalu di daerah tersebut. Longsor terjadi setelah hujan lebat akibat dampak dari siklon tropis campaka.
Akibatnya longsor merusak sebuah rumah dan mengakibatkan tiga orang meninggal.
Dari kejadian ini, warga yang tinggal di daerah tersebut harus diungsikan karena longsor susulan dikhawatirkan bisa terjadi lagi.
Ketua RW 1, Hibur Pintono mengatakan saat ini ada 76 jiwa dari 22 KK yang harus diungsikan di beberapa tempat.
"Kami belum berani mengembalikan yang dievakuasi, karena perintah dari bapak Wawali dan kami masih menunggu keputusan selanjutnya dari pemerintah daerah," katanya, Minggu (3/12/2017).
Untuk para pengungsi, dijelaskan oleh Hibur Pintono saat ini ditempatkan di rumah penduduk yang cukup besar dan juga di pos kamling.
Pantauan Tribun Jogja di lokasi, bekas longsoran di bagian atas sudah ditutupi terpal, sementara di bagian bawah sudah ada beberapa karung pasir yang ditempatkan.
Rumah yang posisinya berada di bawah sudah dikosongkan.
Sementara garis polisi masih terpasang di sekitaran longsoran.
Beberapa rumah yang ada di bagian atas juga sudah dikosongkan karena terancam longsor.
Di sisi selatan longsoran, talud yang masih berdiri pun terancam longsor dan sudah mengalami retak-retak.
Hibur Pintono mengatakan selain di titik tersebut, muncul retakan talud di tak jauh dari lokasi tersebut dan mengancam rumah yang ada di atasnya.
"Disini banyak retakan, di samping lokasi utama longsor yang kemarin menimbun tiga jiwa juga sudah mengkhawatirkan rumah yang ada di atasnya, juga kita evakuasi karena berpotensi longsor kembali," katanya.
"Disamping itu ada susulan kita evekuasi dari RT 2 yaitu rumah bederet sudah menganga 15 centimeter, karena keselamatan, kita susulkan, kita evakuasi," katanya.
Menurutnya ada sekitar sembilan rumah yang terancam longsor karena berada di atas talud yang longsor dan retak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kondisi-lokasi-longsor-di-jlagran-rt-1-rw-1-pringgokusuman-gedongtengen_20171203_151514.jpg)