Komisi D DPRD Bantul Terima Aduan Soal Program Bantuan Ternak Dihapus
Para kelompok ternak diberi penjelasan perihal program bantuan ternak yang akhirnya ditiadakan.
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Ari Nugroho
Sementara itu Helmi Jamharis selaku Asisten Bidang Pemerintah Kabupaten Bantul mengamini SHBJ memang menjadi alasan paling mendasar mengapa bupati menghapus program bantuan ternak ini.
"Dipending karena sulit melakukan penilaian berapa harga ternak," kata Helmi.
Standar harga yang tak bisa ditentukan tersebut menurut Helmi menyulitkan tim verifikasi untuk meneliti proposal yang diajukan oleh kelompok ternak.
Kecuali sapi, yang memang ada standar penilaian dari dinas terkait.
Spesifiknya adalah sapi untuk program penggemukan.
Mewakili bupati, Helmi menyebut program tersebut sebenarnya belum disetujui bupati.
Penentuan mengapa akhirnya program ini dipending berdasar laporan dari tim verifikasi.
"Nanti bantuan desa dialihkan ke non ternak, seperti penerangan jalan atau fasilitas lain," kata Helmi. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/periksa-hewan-kurban-klaten_20170825_175910.jpg)