Reaktor Cacing Pun Dimanfaatkan untuk Meraup Keuntungan
Reaktor cacing dapat diaplikasikan di taman-taman kota atau ruang-ruang terbuka hijau yang cukup banyak sampah organiknya.
Penulis: trs | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puji Heru Sulistyono (54) sudah lama tertarik untuk mengembangbiakkan cacing tanah, karena baginya berbisnis cacing tanah sangatlah menjanjikan.
Cacing tanah bisa digunakan untuk pakan ternak, mancing, kosmetik, hingga bahan baku obat-obatan.
"Cacing ini potensi untuk pakan berbagai macam hewan tenak, obat, dan komestik, sehingga pengembangannya lebih bagus lagi," kata Puji, Kamis (5/10/2017).
Puji menceritakan pada 1999, saat Indonesia mengalami krisis moneter, beberapa masyarakat mencoba untuk mengembakan ternak cacing, sebab saat itu harga cacing lumayan tinggi, bahkan bisa tembus sampai Rp 200.000.
"Saya tertarik, dan saya percaya cacing akan banyak dibutuhkan masyarakat, meskipun harganya sekarang tidak sampai Rp 200.000 tapi sekarang harga cacing sangat stabil," ucapnya.
Puji awalnya mencoba berternak cacing dengan cara yang konvensional, menggunakan wadah yang dibuatnya dari kaleng cat bekas ukuran 5 kg, namun cara berternak tersebut dirasa kurang efektif.
Puji sempat menggunakan 700 kaleng cat.
Baca: Begini Caranya Mendeteksi Hewan Kurban yang Terkena Cacing Hati
"Enggak efektif karena harus memilah telur, cacing dewasa, dan cacing remajanya lagi dari 700 kaleng itu," ungkap Puji.
Oleh karena itu, Puji berfikir untuk mengembangkan cara ternak cacing yang lebih efektif, dengan cara ternak vertikal.
Awalnya ia mengolah bambu yang ada di dekat rumahnya dibentuk menyerupai tabung, kemudian dimasukan berbagai sampah organik.
"Saya menggunakan sampah organik kering untuk mengatasi masalah sampah juga yang ada di kota-kota, ternyata dengan penggunaan sampah organik ini, hasil panen cacing lebih banyak," ucapnya.
Kemudian, Puji pun terus mengembangkan cara beternak cacing tersebut, mulai dari hanya menggunakan bambu, kini Puji menggunakan ban bekas sebagai wadah ternak cacing yang ia beri nama "Reaktor Cacing."
Reaktor cacing dapat diaplikasikan di taman-taman kota atau ruang-ruang terbuka hijau yang cukup banyak sampah organiknya.
"Kompos dari reaktor cacing dapat untuk pemupukan tanaman di taman atau untuk kegiatan masyarakat untuk tanam menanam, warung hidup, apotik hidup dan tanaman hias," jelasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/puji-dan-reaktor-cacing_20171005_165944.jpg)