Dikira Hamil Ternyata Gagal Ginjal
Dengan diagnosa yang sama dan bukannya membaik, ia merasakan kondisi tubuhnya semakin melemah.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ari Nugroho
Ia mengatakan, memulai proses untuk menerima donor tersebut pada Oktober 2016 dan baru menjalani operasi pada 15 Agustus 2017 kemarin.
Operasi yang harus dijalani berlangsung sekitar 7 jam lamanya.
Namun, ia yang baru saja pulang ke rumahnya Senin kemarin (4/9/2017) mengatakan bahwa ia sudah bisa merasakan langsung ginjal baru yang bekerja di dalam tubuhnya tersebut.
"Dulu udah seminggu harus cuci darah, badan lemes, suntik terus. Tapi kalau sekarang kayak normal lagi," beber Andina.
Setelah menjalani transplantasi ginjal tersebut, Andina harus mengonsumsi berbagai macam obat untuk mencegah terjadinya rejeksi atau penolakan yang terjadi di dalam tubuhnya.
Nantinya, secara bertahap, ia hanya akan mengonsumsi satu obat hingga tak mengonsumsinya sama sekali.
"Setelah sembuh, saya ingin program untuk memiliki anak. Dokter juga bilang tidak apa-apa. Sudah banyak pasien transplantasi ginjal yang kahirnya berkeluarga dan memiliki anak. Semoga, mudah-mudahan saya juga seperti itu," harapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/persiapan-operasi-ginjal-di-sardjito_20170905_180245.jpg)