Stok Elpiji Sleman Ditambah
Pasokan gas melon untuk Agustus dan September ditambah 5,45 dan 5,8 persen.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Mengantisipasi melonjaknya kebutuhan masyarakat akan gas elpiji 3kg alias gas melon menjelang Idul Adha, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sleman bersama pihak terkait menambah stok.
Pasokan gas melon untuk Agustus dan September ditambah 5,45 dan 5,8 persen.
Plt Kepala Bagian Perekonomian Setda Sleman, Dwi Anta Sudibya mengatakan, pada awal pekan kemarin pihaknya telah melakukan pemantauan ke sejumlah titik distribusi.
Satu fokusnya adalah distribusi gas melon di kawasan perbatasan.
"Memang ada kenaikan menjadi Rp 20-21 ribu. Namun saya kira ini masih wajar karena di tingkat pengecer biasanya memang ambil margin segitu dan bukan resmi," katanya ketika ditemui di kantornya, Kamis (31/8/2017).
Dibya mengungkapkan, untuk pasokan reguler pada Agustus ini Sleman mendapatkan 954.640 tabung.
Mengantisipasi lonjakan permintaan di Idul Adha, maka ada tambahan 5,45 persen sebanyak 52.880 tabung.
Dengan demikian pada Agustus ini total pasokan tabung gas melon di Sleman mencapai 1.007.520 tabung.
"Karena Idul Adha jatuh pada 1 September, maka pada September juga ada penambahan pasokan. Jatah reguler sebanyak 920.560 ditambah 5,8 persen menjadi 974.729 tabung," ujarnya.
Untuk penambahan pasokan ini, menurut Dibya, sudah dilakukan sejak H-4 dan H-3 Idul Adha. Diharapkan, kebutuhan massyarakat untuk merayakan Idul Adha tercukupi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gas-melon-sleman_20161004_085942.jpg)