Disdik Kota Yogya Komitmen Terus Ciptakan Budaya Literasi
Beberapa diantaranya, Dinas Pendidikan sudah menerapkannya dengan pembentukan kampung literasi.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta berupaya untuk menjadikan Kota Yogyakarta menjadi Kota Literasi.
Berbagai cara dilakukan diantaranya dengan mendorong sejumlah sekolah untuk bisa menerbitkan buku serta membuat kampung literasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana menjelaskan, pihaknya berupaya untuk mempertahankan budaya sadar literasi di wilayah ini.
Beberapa diantaranya, Dinas Pendidikan sudah menerapkannya dengan pembentukan kampung literasi.
“Kami sudah membentuk Kampung Tegalpanggung, Kecamatan Danurejan sebagai kampung literasi. Ada beragam kegiatan literasi yang dilakukan di kelurahan tersebut,” jelasnya, Jumat (18/8/2017).
Selain pembentukan kampung literasi, pihaknya juga membentuk Kampung Sains yang ditetapkan di Karangkajen.
Penetapan kampung tersebut bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan. Hal ini sebagai salah satu komitmen Pemkot setempat untuk terus mempertahankan budaya literasi.
Selain pembentukan kampung-kampung tersebut, pihaknya juga berupaya meningkatkan budaya literasi, khususnya untuk siswa di Kota Yogyakarta adalah dengan gerakan 10 menit membaca.
Kegiatan tersebut sudah dilakukan sejak 2011 dengan memanfaatkan waktu selama 10 menit di awal pelajaran untuk membaca berbagai buku. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tugu-pal-putih-yogyakarta_20170715_151502.jpg)