Breaking News:

Kepala ORI DIY Hampir Ketabrak Bus Trans Jogja, Ceritakan Lewat Akunnya

Budhi mengatakan, saat akan berbelok ke kantornya, ia sudah memasang sein kanan jauh sebelumnya.

Penulis: trs | Editor: oda
Tribun Jogja/Hendra Krisdianto
Trans Jogja 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mengalami kejadian yang tidak menyenangkan, Kepala Ombudsman RI (ORI) Perwakilan DIY hampir saja tertabrak bus Trans Jogja saat berbelok ke kantornya yang berada di jalan W Monginsidi No 20, Karangwaru, Kota Yogyakarta.

"Saya dari arah barat itu lewat jetis mau ke kantor, dari belakang saya sudah lihat bus itu mepet dibelakang mobil saya," ujar Budhi, Senin (7/8/2017).

Baca: Kondisi Lalu Lintas yang Padat Sebabkan Trans Jogja Tidak Datang Tepat Waktu

Budhi mengatakan, saat akan berbelok ke kantornya, ia sudah memasang sein kanan jauh sebelumnya.

Namun kejadian yang tidak terduga, bus yang memiliki motto pelayanan "Aman, Nyaman, Andal, Terjangkau, dan Ramah lingkungan" ini menyalip dari sisi kanan mobil Budhi.

"Dia (Bus Trans Jogja) itu nyalip dari kanan, hampir saja menyerempet. Terus malah bus itu yang ngelakson saya. Saya klakson balik," ujarnya.

Baca: Berikut Ini Rute Trans Jogja di Tiga Jalur Baru

Setelah kejadian tersebut, Budhi langsung menceritakannya di akun media sosialnya.

"Loh, rupanya Trans Jogja ya ada yang ugal-ugalan toch, sudah kasih sign kanan jauh sebelumnya (tidak mendadak) karena mau belok masuk kantor, eh nekat diterabas, lha malah dia yang klaksoooon.. Sayang gak sempat catat nomor platnya... njur piye kuwi Pak/Bu Dishub? :) :) #kejadianBaruSaja," tulisnya.

Ia mengatakan, perilaku supir Trans Jogja yang ugal-ugalan sudah menjadi keresahan bersama, meskipun pengalaman ini adalah kali pertamanya.

Baca: Tanggapan Pihak Trans Jogja soal Kepala ORI DIY Hampir Ketabrak Bus Trans Jogja

Hal itu dilihatnya dari komentar netizen pada akun media sosial Budhi yang juga merasa resah dengan perilaku supir yang mengganggu pengguna jalan. Baginya, ada dua indikasi kemungkinan yang mempengaruhi hal tersebut.

"Tidak melulu ini karena persoalan karakter si supir, terkadang juga bisa karena sistem, misalnya sistem setoran. Di kebanyakan tempat, supir ugal-ugalan disebabkan hal itu. Tapi saya juga belum tahu sistem di Trans Jogja ini," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved