Besok, Indonesia Community Day 2017 Bakal Digelar di Plaza Pasar Ngasem

"Setelah di Yogya semoga akan berlanjut di kota berikutnya, yang pasti ICD akan berlanjut," ujarnya.

Editor: Muhammad Fatoni

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Indonesia Community Day (ICD) 2017, sebuah acara yang diikuti komunitas-komunitas dari berbagai daerah di Indonesia yang akan digelar, Sabtu (13/5/2017) besok.

Kegiatan ini bertempat di Plaza Pasar Ngasem, Jalan Polowijan No. 11, Patehan, Kraton, Yogyakarta mulai pukul 10.00 pagi sampai 22.00 WIB.

Acara ini difasilitasi oleh Kompasiana yang bekerjasama dengan Tribun Jogja akan menghadirkan komunitas-komunitas yang telah menginspirasi dan berkontribusi kepada masyarakat luas dengan mengusung tema "Inspiraksi".

Rizky C Saragih, Marketing Communication Executive Kompasiana menuturkan, ICD lahir dari Kompasiana, namun dalam acara kalini pihaknya ingin mengemasnya dengan berbeda.

"Kita tidak ingin acara ini terlihat acara Kompasiana, kita hanya fasilitator. Ini adalah ajang bersama, harapannya kita bikin acara yang diisi oleh teman-teman komunitas dan bisa menginspirasi masyarakat," tuturnya.

Lanjutnya, untuk memuluskan acara ini, pihaknya menggandeng Tribun Jogja bukan tanpa alasan. Menurutnya Tribun Jogja sangat lihai dalam melihat selera masyarakat Jogja dan sudah terbiasa membuat acara-acara besar.

"Sangat terbantu dengan adanya Tribun Jogja yang membantu mengkordinir acara dan membantu promosi ke masyarakat setempat," ucapnya.

Rizky menambahkan, berbagai komunitas akan berpartisipasi dalam acara besok, seperti logo ICD yang berwarna-warni ia mengharap akan terjadi sinergi antara komunitas-komunitas yang hadir dan bersama-sama dapat menginspirasi masyarakat dengan aksi yang positif.

"Setelah ICD besok kita berharap dapat meninggalkan sesuatu yang positif untuk komunitas di Jogja. Komunitas diharap tidak hanya menginspirasi dengan aksi hanya saat acara, kedepannya usai digelarnya acara ini komunitas-komunitas yang ikut dapat melakukan aksi yang menginspirasi masyarakat yang sifatnya positif," tandasnya.

Jogja terpilih sebagai kota pertama diadakannya ICD 2017 karena letak geografisnya berada di tengah-tengah wilayah Indonesia, sehingga bergabungnya komunitas dari barat dan timur semakin besar.

"Setelah di Yogya semoga akan berlanjut di kota berikutnya, yang pasti ICD akan berlanjut," ujarnya.

Pria berkulit putih ini menambahkan, untuk sistem pemilihan komunitas yang ikut dan mendapatkan booth secara cuma-cuma pihaknya melakukan seleksi dari pendaftaran yang masuk lewat (microsite.kompasiana.com/icd) dan pihak Kompasiana akan memilih komunitas-komunitas mana yang inspiratif dan mempunyai aksi nyata.

"Dilihat dulu dari profil setiap komunitas tidak semua masuk, kurang lebih kemarin ada 50 komunitas yang daftar dan kita saring menjadi 22 komunitas," katanya.

Ia menyampaikan, besok pihaknya akan memberikan award bagi komunitas-komunitas yang paling menginspirasi dengan aksi-aksinya.

"Untuk award ada dua macam, award untuk komunitas kompasiana dan untuk komunitas non kompasiana yang paling inspiraksi," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved