KAI dan AP 1 Saling Lempar Bola soal Pengadaan Lahan Pembangunan Jalur Kereta Bandara
Pengadaan tanah untuk pembangunan trase jalur kereta dilakukan oleh PT Angkasa Pura I sebagai pemrakarsa pembangunan bandara baru.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: oda
Sedangkan PT AP 1 akan bertanggungjawab membangun stasiun kereta di dalam area terminal penumpang di bandara.
“Kalau AP 1 yang ngadain lahan sementara yang menggunakan PT KAI, agak susah nanti pembagian asetnya,” kata Suji.
Adapun rencana pembangunan terminal penumpang dilakukan secara paralel seiring pembangunan runway atau landasan pacu.
Jika sesuai timeline, pembangunan runway akan dimulai pada Juli sedangkan pembangunan terminal penumpang dilakukan antara kurun September-November.
Suji mengatakan, jika terminal sudah rampung dibangun sementara kereta bandara belum bisa diselesaikan, pihaknya memiliki opsi lain untuk menunjang mobilitas penumpang di bandara.
“Kita carikan alternative lain. Mungkin sambil itu (jalur kereta) dibangun, kita pakai shuttle bus namun ke Stasiun Wojo yang relatif lebih dekat. Tapi kalau ada kereta api langsung ke masuk ke terminal penumpang bandara, itu lebih bagus sebenarnya,” kata dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/inspeksi-kondisi-sarana-dan-prasarana-di-stasiun-wates_20170321_190216.jpg)