Mungkin Fidel Castro Sedang Tertawa di Alam Baka
Kini Fidel Castro, Che Guevara, dan kamerad lainnya yang dijuluki Robin Hood dari Sierra Maestra mungkin bereuni di alam baka.
Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: oda
Berbagai ketegangan antara sejumlah negara Amerika Latin dan AS terus bergolak pada saat-saat itu.
Presiden Argentina, Juan Peron terus menggelorakan pertentangan. Termasuk konflik dengan Inggris untuk memperebutkan Pulau Malvinas.
Berbagai kejadian ini dimanfaatkan Fidel dan kawan-kawanya untuk menggelar kongres mahasiswa revolusioner se-Amerika Latin. Dalam kongres ini dikumandangkan antiimperialisme, juga melawan tirani para pemimpin di seluruh Amerika Latin.
Sampai akhirnya dia berhasil menjadi pemimpin tertinggi di Kuba, dan satu dari tiga orang yang paling lama memimpin pada suatu negara. Itu semua dilakukan dari bangku kuliah.
Dia bukan bukan seorang militer walaupun simbol-simbol tersebut menjadi ikon semasa hidupnya.
Bersama dengan Che Guevara yang merupakan mahasiswa kedokteran, keduanya menjadi simbol warga sipil yang kemudian menjadi martir dengan menumbangkan totalitarianisme yang dilindungi kekuatan militer.
Meskipun dalam kepemimpinannya juga tak lepas dari kekerasan atas nama kedaulatan Kuba.
Kini Fidel Castro, Che Guevara, dan kamerad lainnya yang dijuluki Robin Hood dari Sierra Maestra mungkin bereuni di alam baka.
Sembari tertawa, mereka mungkin saja mengingat impian Fidel tentang tak akan pernah terwujudnya masa tanpa komunitas sosialis--paling tidak sampai kisah hidupnya di dunia tumpas, Sabtu (26/11) lalu--terbukti dari masih eksisnya Kim Jong-un yang dengan congkaknya menantang siapa saja, juga menjelmanya Tiongkok menjadi raksasa ekonomi dunia.
Untuk yang terakhir, jelas kita tak bisa menyangkalnya. Pabrikan mana ponsel yang Anda gunakan untuk membaca tulisan ini? (Hendy Kurniawan)