Berburu Kuliner dan Bahan Pangan Sehat di Pasar Kamisan

Di Yogyakarta, terdapat beberapa pasar yang secara khusus menjual makanan dan bahan makanan sehat, dan satu diantaranya adalah Pasar Kamisan.

Penulis: Hamim Thohari | Editor: oda
tribunjogja/hamim thohari
Kegiatan di Pasar Kamisan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup, pola makan sehat pun juga semakin populer.

Hal ini membawa dampak semakin banyak tempat yang menjual makanan dan bahan makanan sehat

Bahkan di Yogyakarta, terdapat beberapa pasar yang secara khusus menjual makanan dan bahan makanan sehat, dan satu diantaranya adalah Pasar Kamisan.

Pasar Kamisan adalah pasar sehat berbasis komunitas yang digelar setiap hari Kamis pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.

Suasana Pasar Kamisan
Suasana Pasar Kamisan

Dikatakan Citra Kirana (26) selaku Humas Pasar Kamisan, pasar ini mulai hadir pada tahun 2014 yang lalu. "Pasar ini pertama kali hadir di daerah Maguwoharjo. Dan dulu yang pertama kali menginisiasi adalah Bu Janti Wignjopranoto," jelasnya.

Setelah dua tahun digelar di Maguwoharjo, saat ini pasar Kamisan digelar di Rumah Animalika Jalan Kaliurang Km.9,5 Sleman, Yogyakarta.

Di pasar ini pengunjung bisa menemukan beragam bahan pangan, sayuran,makanan,minuman serta kosmetik, dari 19 vendor yang menjadi anggota Pasar Kamisan.

Semua produk yang tersedia berbahan baku lokal, sehat, dan non-daging. "Tidak hanya sekedar tempat bertemunya penjual dan pembeli, banyak nilai yang kami usung dari Pasar Kamisan ini," kata Citra.

Berburu sayuran organik di Pasar Kamisan
Berburu sayuran organik di Pasar Kamisan.

Menghadirkan beragam produk berkualitas dan jujur kepada komunitas dan masyarakat umum. Dan melestarikan dan mendukung produk pertanian, kuliner dan kerajinan lokal adalah sebagian nilai yang diusung Pasar Kamisan.

Beberapa vendor yang gabung dengan pasar ini adalah Kebun Kita, yakni kebun organik berskala rumahan yang memproduksi berbagai macam produk pangan dalam kemasan.

Variasi produk yang dipasarkan berupa berbagai jenis selai, sirup dan minuman rempah dengan resep asli nusantara.

Kemudian ada Kedai Gambir Wangi yang menyediakan berbagai masakan vegetarian tradisional Jawa yang dimasak tanpa bahan penyedap sintetis. Sayuran dan beras organic menjadi bahan baku utama, demikian juga beberapa pilihan lauknya.

Vendor lainnya adalah Cipan Organik Soap yang menyediakan beragam produk perawatan kecantikan dan kesehatan kulit tanpa deterjen dan menggunakan bahan alami.

IHIRR Sushi
IHIRR Sushi

Serta salah satu vendor yang juga tidak boleh anda lewatkan adalah Kurogome Zushi. Vendor milik Harry Nugroho ini menyediakan beragam jenis sushi vegan berbahan dasar beras hitam organic.

"Sushi organik ini menggunakan beras hitam yang kandungan seratnya tinggi dan non gluten. Beras hitam ini saya kombinasikan dengan beberapa sayuran organik, seperti terong, lobak, jamur sitake, brokoli, wortel, hingga kecombrang," jelas Harry Nugorho.

Lebih lanjut pria yang 10 tahun tinggal di Ohio Amerika Serikat dan bekerja di kedai Sushi tersebut mengatakan ada beberapa varian sushi yang dibuatnya.

Terdapat Sushi Koetjing, yakni sushi rooll dengan isian tofu spicy. Kemudian ada IHIRR, sushi dengan isian spicy tofu dan wortel. Sedang Vegetable Fotumaki adalah sushi dengan isian beragam jenis sayuran organik.

Proses pembuatan sushi vegetarian
Proses pembuatan sushi vegetarian.

Selain sehat, sushi racikan Harry Nugroho ini rasanya pun tidak kalah dengan sushi pada umumnya, dan harga yang dibandrol pun cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp.5 ribu.

Dengan segala keunikan dan nilai yang diusungnya, Pasar Kamisan menjadi salah satu destinasi yang wajib anda kunjungi untuk berburu kuliner dan mendapatakan pengalaman yang tidak ditemukan di pasar pada umumnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved