Tahun Depan, Raskin di Gunungkidul Diganti Voucher Belanja E-warong
E-warong menyasar bagi masyarakat yang masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun penerima raskin.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial segera mengganti bantuan raskin bagi masyarakat kurang mampu menjadi kartu belanja non tunai melalui elektronik Warong Gotong Royong (e-warong).
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Gunungkidul, Dwi Warna. Pihaknya sudah mengetahui adanya kebijakan penggantian raskin menjadi e-warong.
Ia menuturkan, e-warong menyasar bagi masyarakat yang masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun penerima raskin.
Masyarakat cukup dengan menggunakan kartunya untuk dapat berbelanja pada e-warong yang ada di wilayah Gunungkidul dengan harga miring.
"Rata-rata lebih murah, jadi masyarakat tinggal menggunakan kartunya untuk berbelanja di e-warong yang telah disediakan di masing-masing wilayah," ujar Dwi.
Dwi mengatakan, e-warong menyasar penerima PKH yang berjumlah sekitar 8.000 lebih, ditambah 22.000 pada tahun 2017 mendatang.
Hingga kini, e-warong baru ada di Kota Yogyakarta. Untuk penerapannya, ia masih menunggu surat teknis dari pusat untuk pemberlakuan e-warong.
"Namun untuk teknisnya kami masih menunggu dari pusat," ujar Dwi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/raskin_2801_20160128_171859.jpg)