Tahun Depan, Raskin di Gunungkidul Diganti Voucher Belanja E-warong

E-warong menyasar bagi masyarakat yang masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun penerima raskin.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: oda
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Pekerja melakukan bongkar muat karung beras berisi beras bersubsidi di Kelurahan Patehan, Yogyakarta, Kamis (28/1/2016) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial segera mengganti bantuan raskin bagi masyarakat kurang mampu menjadi kartu belanja non tunai melalui elektronik Warong Gotong Royong (e-warong).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Gunungkidul, Dwi Warna. Pihaknya sudah mengetahui adanya kebijakan penggantian raskin menjadi e-warong.

Ia menuturkan, e-warong menyasar bagi masyarakat yang masuk ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH) ataupun penerima raskin.

Masyarakat cukup dengan menggunakan kartunya untuk dapat berbelanja pada e-warong yang ada di wilayah Gunungkidul dengan harga miring.

"Rata-rata lebih murah, jadi masyarakat tinggal menggunakan kartunya untuk berbelanja di e-warong yang telah disediakan di masing-masing wilayah," ujar Dwi.

Dwi mengatakan, e-warong menyasar penerima PKH yang berjumlah sekitar 8.000 lebih, ditambah 22.000 pada tahun 2017 mendatang.

Hingga kini, e-warong baru ada di Kota Yogyakarta. Untuk penerapannya, ia masih menunggu surat teknis dari pusat untuk pemberlakuan e-warong.

"Namun untuk teknisnya kami masih menunggu dari pusat," ujar Dwi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved