Jamphe Johnson Buat Video Live Akustik Saat Rayakan Hari Jadi ke-8 Bersama Jamphers

Jamphe Johnson, grup musik beraliran rock n roll asal Yogyakarta baru saja merayakan hari jadi mereka yang ke-8

Penulis: abm | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Septiandri Mandariana
Suasana perayaan hari jadi ke-8 dan pembuatan video live akustik Jamphe Johnson beberapa hari lalu di Reds Studio Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jamphe Johnson, grup musik beraliran rock n roll asal Yogyakarta baru saja merayakan hari jadi mereka yang ke-8 beberapa hari lalu.

Dalam perayaan hari jadinya ini, band yang kini diperkuat oleh Abay (gitar), Taphey (gitar), Bulux (bass), Mono (drum) dan kerap melibatkan Helmy dari Jagostu dalam setiap penampilannya ini memiliki cara yang sedikit unik dalam memperingati usianya yang kedelapan.

Saat itu, Abay cs melibatkan para Jamphers, atau sapaan akrab para penggemarnya dalam sebuah video live akustik dihari jadinya itu di Reds Studio Yogyakarta.

Suasana pembuatan video live akustik di hari ulangtahunnya tersebut, juga disesaki oleh para Jamphers yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya ada dari Tegal, Semarang, Jakarta, Gresik, sampai Lombok.

Awalnya pembuatan video live akustik tersebut tidak direncanakan melibatkan para Jamphers. Karena para penggemarnya itu datang secara tiba-tiba dengan memberi kejutan, video live akustik itupun langsung dibuat dengan melibatkan para Jamphers dengan penuh kehangatan di antara keduanya.

Abay menjelaskan, semula perayaan hari jadi mereka yang ke-8 itu direncanakan digelar di salah satu Pantai Selatan Jawa. Namun hal itu gagal terealisasi karena dibatalkan secara sepihak oleh pihak lainnya.

"Awalnya kami bikin acara "ROCK N ROLL CAMP" yang rencana diadakan di salah satu pantai di jejeran Pantai Selatan. Tapi karena ada beberapa hal yang membuat acara tersebut 'batal' akhirnya saya dan Mono membuat acara pengganti," kata Abay usai melakukan sesi rekam video beberapa hari lalu.

Setidaknya ada beberapa lagu yang dibawakan oleh grup musik rock n roll ini. Setiap lagu yang dibawakan Jamphe Johnson pun tak pernah luput dari koordinator para Jamphers yang sudah hapal mati tiap lirik di luar kepala. Contohnya seperti ketika Jamphe Johnson membawakan salah satu lagu andalan mereka "Coffee Blues Jogja" yang dibawakan ala reggae menambah seru suasana.

Sesi rekaman dan pengampilan gambar itupun diakhiri dengan makan tumpeng bersama di satu piring. Bagi para personil Jamphe Johnson, momen tersebut tidak bisa mereka lupakan selama perjalanannya di dunia musik. Dalam pembuatan video live akustiknya pun Jamphe Johnson tak lupa melibatkan Helmy dari Jagostu. Kata Mono, Helmy selalu sukses memberikan kesan yang positif kepada para Jamphers.

"Mas Helmy sudah terlibat dalam beberapa panggung Jamphe Johnson baik dalam ataupun luar kota akhir-akhir ini. Teman-teman Jamphers sangat welcome akan 'bantuan' Mas Helmy. kami ingin segera memframe-kan suara mas Helmy dalam karya Jamphe Johnson," ujar Mono.

Lanjut Mono, dalam waktu dekat Helmy akan mengisi pos vokal dalam album terbaru dari grup musiknya tersebut. Rencananya album terbaru dari mereka itu akan diselesaikan pada tahun 2016 ini. Helmy yang mendengar kabar itupun merespon jawaban positif dari para Jamphers dengan dewasa. Baginya, vokalis Jamphe Johnson yang sesungguhnya adalah para Jamphers.

"Saya hanya sebagai penyampai pesan yang membantu Jamphe Johnson menyampaikan pesan karya mereka," ucap Helmy merendah. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved