Bupati Bantul Harapkan Masyarakat Tak Resah Wacana Pembangunan Hotel dan Mal
Bupati meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir adanya rencana tersebut.
Penulis: apr | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Anas Apriyadi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Wacana mengenai dibukanya keran investasi pembangunan hotel berbintang dan mal di Bantul oleh Bupati Bantul terus mendapat tanggapan beragam.
Bupati meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir adanya rencana tersebut.
Bupati Bantul, Suharsono, menuturkan mendengar adanya keresahan sebagian masyarakat, namun menurutnya hal tersebut karena belum banyak yang memahami tujuan sebenarnya wacana tersebut.
"Pokoknya tidak perlu resah, saya justru ingin hidupkan ekonomi pedagang tradisional," tuturnya pada Selasa (12/4/2016).
Harsono mengungkapkan juga telah berkonsultasi dengan Gubernur DIY dan menemui para pedagang tradisional mengenai wacana tersebut.
Dia menjelaskan bahwa gagasannya bisa memajukan pedagang tradisional karena berkonsep hotel dipadukan ruko-ruko kecil yang bisa menampung pedagang tradisional.
Wacana pembangunan tersebut menurutnya juga tidak akan mengancam pedagang tradisional karena tetap akan mengikuti regulasi jarak minimal dengan pasar tradisional, selain itu juga hanya akan dibangun di wilayah-wilayah perbatasan dengan kota yang padat.
Suharsono mengungkapkan kini sudah muncul tiga investor yang tertarik berinvestasi.
"Investor mau bikin hotel silahkan, tapi silahkan mengurus sendiri izinnya," terangnya.
Selain itu, Suharsono juga tetap membuka diri untuk mendengar pendapat dari masyarakat mengenai gagasan tersebut.
"Misal dari 100 orang yang tidak setuju 90, saya ya tidak memaksa," paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hotel-543654_20151022_110213.jpg)