Pusam Bungkam Mutiara Hitam

PBFC yang bermain tanpa winger andalannya, Terens Puhiri, lebih fokus mengamankan areanya, sembari sesekali melakukan serangan balik cepat.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: oda

Di babak adu penalty, kiper PBFC, Galih Sudaryono mampu melanjutkan penampilan gemilangnya. Eksekusi dari dua algojo Persipura, Lukas Mandowen dan Feri Pahabol, berhasil digagalkannya dengan sempurna.

Hal tersebut memastikan PBFC torehkan kemenangan dalam laga ini, dengan skor 4-5, sehingga berhak atas tambahan dua poin, yang membuat mereka dipastikan lolos ke babak berikutnya.

Kemampuan dalam membaca permainan Persipura yang dianggap pelatih PBFC, Kas Hartadi, sebagai kunci timnya meraih kemenangan ini.

"Kami sudah mengamati permainan Persipura ketika menghadapi Arema lalu, sehingga kami sudah menyiapkan langkah untuk melakukan man to man marking, serta mengandalkan serangan balik cepat. Salut untuk kerja keras seluruh pemain, kemenangan ini untuk seluruh masyarakat Samarinda," ujar Kas Hartadi.

Walau sudah dipastikan lolos, eks pelatih Sriwijaya FC tersebut menolak untuk sesumbar. "Masih ada satu pertandingan lagi menghadapi Arema, kami harus tetap fokus," lanjutnya.

Sementara pelatih Persipura, Osvaldo Lessa lebih menyoroti kepemimpinan wasit yang dinilainya berat sebelah.

"Saya tak mau terlalu banyak mengomentari tentang kepeminpinan wasit, tapi saya cukup kecewa, padahal anak-anak tampil bagus di babak ke dua, kami kurang beruntung di pertandingan ini" tururnya.

Kembali menelan kekalahan, peluang Persipura untuk lolos ke semi final pun tertutup rapat, mengingat di pertandingan lain, Arema Cronus sukses menghempaskan seterunya, Surabaya United. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved